Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Bupati Tangerang Zaki Iskandar Luncurkan Program DASHAT Dan Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar


TANGERANG (wartamerdeka.info) -  Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar meluncurkan Pos Gizi, Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan Gemar Makan Ikan, di Desa Kadu Kecamatan Curug, Rabu (24/5/2023). Tujuannya, untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting.


Pada kesempatan itu Bupati Zaki  mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi makanan berprotein salah satunya makan ikan, telur, dan ayam.


Acara ini dihadiri oleh Plt Camat Curug Angga Yulianto, Lurah/Kades seKecamatan Curug, Danramil Curug 02, Polsek Curug, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, PMI Kabupaten Tangerang, BKKBN Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PPP Drs H AhYani, Karang taruna Kecamatan Curug.


Dikatakan Bupati, program ini untuk penanganan pencegahan stunting sejak dini.


"Mudah mudahan program ini  bisa dilakukan di setiap kecamatan se Kabupaten Tangerang, khususnya wilayah Kecamatan maupun Desa yang kasus Stunting-nya yang sangat tinggi," papar Zaki Iskandar.


Bupati Zaki mengatakan DASHAT dan Gemar Makan Ikan adalah kolaborasi berbagai OPD, dan stakeholder.


"Alhamdulillah, hari ini launching Pos Gizi, DASHAT, Gemar Makan ikan, program kolaborasi pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang melalui asupan gizi yang cukup, sehat dan berimbang baik untuk anak balita, ibu hamil dan bayi baru dilahirkan," ungkap Bupati Zaki.


Menurut dia, selain pencegahan, kolaborasi seluruh elemen juga sangat menentukan keberhasilan mengatasi stunting.


"Pencegahan ini bisa dimulai dari anak-anak usia remaja, SMP dan SMA yang perlu diperhatikan gizinya," ujarnya. 


Setelah itu, tambahnya persiapan pasangan calon pengantin perlu dilakukan, cek kesehatan, dan diberikan penyuluhan agar mereka tahu apa yang terjadi pada kesehatan dan tubuh mereka masing-masing.


Sosialisasi dan pencegahan stunting khususnya bagi pasangan calon pengantin harus terus dioptimalkan sehingga masyarakat mengetahui dan paham berbagai dampak yang ditimbulkan stunting.


Bupati Zaki meminta informasi tersebut adalah yang harus disebarluaskan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang agar bisa paham, bagaimana proses pencegahan stunting di masa-masa yang akan datang. 


"Tidak perlu mahal untuk mendapatkan makanan yang bergizi, semua harganya masih bisa terjangkau oleh masyarakat seperti protein hewani dari lele telur dan lain sebagainya," terangnya.


Zainal Mutaqien pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang


Sementara itu Zainal Mutaqien pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa DASHAT merupakan program Nasional, maka semua pihak harus berkolaborasi untuk membantu program pemerintah.


" Tentunya organisasi ataupun LSM yang ada perlu bekerjasama untuk menangani masalah ini. Nanti dampaknya bisa dirasakan 10 sampai 20 tahun ke depan untuk generasi muda kita," ungkap Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) Zainal Mutaqien,  yang akrab disapa Boyke dan berprofesi Dokter itu.


Zainal juga menyampaikan, Palang Merah Indonesia bergabung di program DASHAT ini untuk memeriksa ibu hamil, apakah terjadi anemia atau tidak.


"Anemia bisa menyebabkan pertumbuhan janin kurang bagus," ungkapnya.


Sedangkan Kepala Perwakilan BKKBN Banten Rusman Efendi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemkab Tangerang yang terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penurunan stunting dari 2021 dan 2022 dengan mengolaborasikan seluruh stakeholder. 


"Di Provinsi Banten ini, baru PemkabTangerang yang melakukan program kolaborasi pencegahan stunting. Ini perlu diapresiasi dan diharapkan kegiatan di Kabupaten Tangerang ini bisa menular ke kabupaten kota lainnya di Provinsi Banten," ucapnya. (Hairul)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...