Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Menko Polhukam Mahfud MD Akui Wajah Perbatasan Indonesia Makin Lebih Baik


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengaku bahwa wilayah perbatasan di Indonesia sudah makin lebih baik.


"Dari hasil pengamatan langsung saya sebagai ketua pengarah ke beberapa wilayah, saya dapat menyimpulkan bahwa wajah perbatasan kita sudah berubah menuju ke arah yang lebih baik sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Mahfud MD dalam rapat koordinasi pengendalian pengelolaan perbatasan negara tahun 2023 di Jakarta, Kamis (25/5/2023).


Rapat koordinasi ini dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP), dan juga Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel.


Disampaikan Mahfud, secara geografis, Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki pulau, yakni sekitar 17.580 pulau.


"Semua pulau itu sudah di deposit ke PBB, dan ada pulau yang sudah bernama dan ada juga yang belum bernama," terangnya.


Dalam rangka melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, maka menurut Mahfud, pemerintah membentuk BNPP berdasar UU No. 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.


Mendagri Tito Karnavian, Menko Polhukam Mahfud MD, Wakil Ketua DPR RI Racmat Gobel di acara rapat koordinasi pengendalian pengelolaan perbatasan negara yang digelar BNPP


"Para Menko sebagai pengarah, Mendagri sebagai ketuanya ditambah 27 kementerian dan lembaga, hingga para gubernur yang wilayahnya punya perbatasan dengan negara lain itu juga menjadi anggota," terangnya.


Untuk itu, kata Mahfud, pembangunan perbatasan terus dilakukan secara simultan dan terarah dibawah koordinasi BNPP.


Di penghujung pemerintahan Joko Widodo ini, terang Mahfud, dengan akan berakhirnya rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2023/2024, dan rencana induk pengelolaan perbatasan negara 2023/2024, maka perlu dilakukan recofusing agar target - target di perbatasan yang belum terlaksana dan berkelanjutan dan telah ditetapkan nanti dapat terlaksana secara maskimal.


"Ini semua adalah untuk mewujudkan perbatasan beranda depan yang aman, berdaulat dan berdaya saing," paparnya.


Ia berharap kepada seluruh anggota BNPP terus meningkatkan komitmen dan koordinasi dalam upaya membangun perbatasan dibawah koordinasi Mendagri.


Pada kesempatan itu, Mahfud MD mengutarakan bahwa orang luar negeri kalau ke Indonesia itu kagum betul dengan kekayaan dan keindahan Indonesia.


"Perkataan Syekh al Azhar Mahmud Saltut yang ketika berkunjung tahun 60 an ke Indonesia, menyebut bahwa Indonesia itu adalah sekeping sorga yang jatuh ke bumi karena indah," ujar Mahfud MD. (Sormin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...