Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Mendagri Tito Karnavian: Pengelolaan Perbatasan Tidak Bisa Dikerjakan Oleh Satu Lembaga


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Pengelolaan perbatasan tidak bisa dikerjakan oleh satu lembaga. Ini adalah kerjaan lintas lembaga, pusat dan daerah,  sehingga koordinasi menjadi kata kunci. Demikian ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.


Penegasan tersebut disampaikan Mendagri Tito dalam pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2023 di Ballroom Hotel Discovery Ancol Jakarta, Kamis (25/5) pagi.


“Semua negara pasti akan peduli pada perbatasan, karena perbatasan adalah kedaulatan, ini menyangkut masalah simbol kedaulatan negara, satu jengkal ada negara asing yang masuk perbatasan berarti adalah ancaman atau tantangan kepada kedaulatan negara secara keseluruhan,” tegasnya.


Oleh karena itu, sambung Tito, menjaga perbatasan menjadi sangat penting. “Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan garis pantai nomor dua terpanjang di dunia, sehingga mengelola perbatasan betul-betul tidak mudah,” ujarnya.


Mendagri Tito pun memaparkan, perbatasan Indonesia susah untuk dijaga karena negara kepulauan yang panjang. Untuk ini, dimensi pertama dari pengelolaan perbatasan, harus menjaga batas wilayah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Dimensi kedua, dimensi kesejahteraan prosperity.


“Prosperity ini kita ingin nomor satu adalah apa yang diharapkan oleh bapak presiden, yaitu adanya pemerataan pembangunan.  Pembangunan tidak hanya terpusat di tempat-tempat tertentu, di Jawa misalnya, apalagi di kota-kota, tapi juga di daerah perbatasan, supaya ada keadilan,” papar Tito.


Dia juga menyebutkan hal kedua adalah dalam rangka masalah kedaulatan lagi, yaitu nasionalisme. Ketiga, pos lintas batas bukan hanya sekedar pos, tempat lewat keluar masuk orang atau barang, tapi menjadi sentra-sentra industri. 


Tito juga menyampaikan, BNPP dibentuk dengan 3 tugas paling utama, di antaranya menyelesaikan sengketa batas. 


Menurutnya, ada beberapa segmen yang belum selesai yang masih dispute antara Indonesia dan Malaysia, dispute dengan Timor Leste, dispute dengan China.


Khususnya tentang China yang mengklaim ada petanya mereka sebagai traditional fishing ground, dan itu adalah masuk zona ekonomi eksklusif kita. “Kalau dengan Papua Nugini kita tidak memiliki dispute, meskipun banyak lintas batas,” ujarnya.


Di akhir sambutan, Mendagri Tito menegaskan lagi rapat koordinasi menjadi sangat penting disamping melakukan evaluasi yang sudah jalan. (A/Sormin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...