// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Tinggalkan Golkar, Pimcam Golkar Jufri Halim 'Nyeberang' Ke Partai Gerindra


BARRU (wartamerdeka.info) - Mobilitas pergerakan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dikabupaten Barru. Menjelang pendaftaran di KPU belakangan ini cukup dinamis. Bacaleg partai A tiba-tiba pindah kepartai B begitu juga sebaliknya dengan berbagai alasan. 


Terpantau, beberapa hari terakhir ini pergerakan pindah partai beberapa bacaleg terjadi di Barru. Sebutlah misalnya, Afrisal Jaya yang merupakan kader partai Nasdem secara mengejutkan pindah dan mendaftar menjadi Bacaleg di partai Golkar Dapil II. Alasannya sederhana, tidak terakomodir di partainya. 


Begitu pula Bacaleg Partai Gerindra Sudirman Rahim yang tiba-tiba berlabuh di Partai PKB dan mendaftar menjadi Bacaleg di Dapil Barru Satu. 


Informasi teranyar, Pimpinan Partai Golkar Kec Barru Jufri Halim cukup mengejutkan saat menyambangi Kantor Partai Gerindra Barru dan menyatakan niatnya bergabung di partai besutan Prabowo Subianto.


 Bak gayung bersambut, Partai Gerinda langsung terbitkan KTA dan akomodir sebagai Bacaleg Dapil I. 


 Menurut sumber di DPD Golkar,  hengkangnya Jufri Halim dari Golkar diduga karena tidak dikasi ruang dipartainya menjadi Bacaleg. Padahal dia pemegang posisi strategis selaku pimpinan kecamatan. 

(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama