Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Barru Sosialisasi Cegah Perdagangan Orang

Barru (wartamerdeka.info) – Kepolisian Resor (Polres) Barru melaksanakan sosialisasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kepada masyarakat Kampung Nelayan di Aula Kantor Kelurahan Sumpang Binangae, Kabupaten Barru, Jumat 22/6/2023.


Berdasarkan rilis Humas Polres Barru yang diterima wartamerdeka.info menyebutkan, sosialisasi tersebut diikuti sekitar 30 warga, dilakukan langsung oleh Kasat Intelkam, Iptu Ahmad Saeni, dihadiri Lurah Sumpang Binangae, Abdul Azis, Ketua Kelompok Nelayan dan para tokoh masyarakat Sumpang Binangae.


Pada kesempatan itu, Iptu Ahmad mengingatkan kepada warga agar tidak termakan bujuk rayu oknum-oknum yang mengaku akan mempekerjakan mereka ke Malaysia, tanpa melalui jalur resmi. Kasat Intel juga menjelaskan, bekerja sebagai TKI harus melalui PJTKI resmi dan diketahui oleh pemerintah, hal tersebut untuk menjamin hak-hak warga sebagai pekerja migran.


Sementara itu Lurah Sumpang, Abdul Azis, mengapresiasi langkah yang ditempuh Polres Barru, mengingat banyak warga yang selama ini menjadi sasaran calo pengurus tenaga kerja migran khususnya Negara tujuan Malaysia.


“Kami sangat berterima kasih atas sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan Polres Barru, karena warga Barru kerap menjadi sasaran bagi calo TKI yang mencari pekerja untuk dikirim ke Malaysia” jelas Abdul Azis. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama