TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Proyek Normalisasi Irigasi Sukodadi Berkesan Tidak Adil

Lamongan (wartamerdeka.info) -  Kegiatan proyek normalisasi irigasi drainase pertanian di sepanjang jalan Urip Sumoharjo Sukodadi memunculkan rumor miring, menyusul dugaan ukuran lebar drainase yang tidak sama.


Proyek normalisasi yang panjangnya hingga mencapai sekitar 2000 meter itu, lebarnya mulai dari sisi selatan sampai utara tidak sama. Sebelah selatan lebar penggaliannya 2 meter dan semakin ke utara mencapai 3 meter, bahkan paling utara memiliki lebar 3,5 meter. Untuk kedalam penggalian sedimen antara 30 cm sampai 50 cm.

Selain ukuran lebar saluran irigasi yang tidak sama, tenggang waktu pembongkaran juga dianggap mendadak.

Salah seorang warga, yang enggan disebut jati dirinya, menyebut banyak warga pengguna/pemilik lapak di sepanjang saluran irigasi merasa kegiatan proyek tersebut tidak adil.

"Ya jelas sangat tidak adil lah, penggalian (normalisasi) ada yang lebarnya cuma 2 meter, ada juga yang 3 meter, itu kan tidak adil. Kalau memang 3 meter ya 3 meter semua. Kalau memang 2 meter, ya 2 meter," ungkap salah seorang warga. Seraya mengatakan kalau pemberitahuan pembongkaran lapak juga dinilai mendadak, hanya sekitar tiga hari.

Kepala dinas Sumber Daya Air (SDA), Gunadi, dihubungi melalui Kabid Operasi dan Pemeliharaan, Saikhu Rohmat, membenarkan adanya pengerjaan proyek normalisasi irigasi drainase pertanian di Sukodadi.


Proyek yang anggarannya senilai Rp.170,6 juta tersebut, memang lebarnya tidak sama. "Ya normalisasi irigasi di Urip Sumoharjo Sukodadi itu, lebarnya memang tidak sama. Antara 2 meter sampai 3,5 meter," kata Saikhu.

Menurutnya, sebelum kegiatan dimulai juga sudah di lakukan sosialisasi melalui perangkat Desa."Sosialisasi sudah dilakukan oleh Pak Kades selaku kepala desa Sukodadi," imbuhnya. (Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama