Langsung ke konten utama

Kolaborasi Bimbingan Pernikahan Usia Sekolah dan Calon Pengantin Baru


MAMUJU (wartamerdeke.info) - Membangun rumah tangga sejatinya calon pengantin merencanakan terlebih dahulu agar matang dalam menghadapi rintangan yang menimbulkan dampak buruk dan fatal di kemudian hari.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kepala Kemenag) Kabupaten Mamuju, Drs. H. Mahmuddin, M.Si., pada acara Kolaborasi Kemenag, Puskesmas dan SMKN 1 Tapalang Barat di ruang SMKN 1 Tapalang Barang, Kamis (31/8/2023). 

"Membangun suatu makhligai rumah tangga atau pernikahan, sejatinya para calon pengantin merencanakan dengan baik dan matang, agar tidak menimbulkan dampak buruk dan fatal rumah tangganya dikemudian hari," kata Mahmuddin, dalam sambutannya.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan dan fasilitas luar biasa dari Kepala SMKN 1 Tapalang Barat, Drs. Sjahrir Tamsi, M.Pd., karena itu sebagai Kepala Kantor Kemenag sangat berterima kasih dan menyampaikan apresiasi yang tiada terhingga. Kegiatan ini juga wujud implementasi dan Kolaborasi Kantor Kementerian Agama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Drs. Sjahrir Tamsi, M.Pd., Kepala Sekolah SMKN 1 Tapalang Barat menjelaskan, Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan sebagaimana tahun 2022 lalu dilaksanakan di Masjid Hubbul Watan dan kali ini dilaksanakan di SMKN 1 Tapalang Barat Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. 


Sjahrir Tamsi melanjutkan, kegiatan ini Wujud Kemitraan atau Kolaborasi yang dibangun bersama dengan Kantor Kemenag Kabupaten Mamuju melalui KUA Kecamatan Tapalang Barat yang kantornya berdekatan dengan sekolah dan dalam satu wilayah Kecamatan Tapalang Barat Kabupaten Mamuju.

Pada kesempatan itu, Sjahrir Tamsi, M.Pd. mengingatkan kepada para peserta didik dan remaja pada umumnya yang masih usia sekolah, termasuk kepada Guru dan Staf selaku orang tua yang memiliki anak remaja agar memerhatikan persiapan dengan perencanaan yang matang dalam berumah tangga.

"Jangan ada yang menikah di bawah usia, yang disyaratkan peraturan perundang-undangan atau di usia dini (remaja), karena amat banyak dampak negatif yang ditimbulkan," ujar Sjahrir Tamsi.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapalang Barat, Husain, S.Ag., menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sepenuhnya dan berpusat di SMKN 1 Tapalang Barat. Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara bersamaan dalam 2 (dua) sesi. Sesi 1 dengan Topik "Bimbingan Pranikah bagi Calon Pasangan Pengantin" diikuti sebanyak 50 orang pasangan calon pengantin baru. Sesi 2 dengan Topik "Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah" diikuti sebanyak 200 orang Peserta Didik.

Acara yang mengetengahkan narasumber, H. Usman, S.Ag. M.Si., Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, dan Mantan Kepala KUA Tapalang Barat, yang pada kesempatan itu menyampaikan beberapa hal kasus rumah tangga.


Seperti diantaranya (1). Sering terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT); (2). Rentan terjadi perceraian; (3). Rentan terjadi kematian ibu dan anak saat melahirkan; (4). Eksploitasi anak untuk bekerja sebelum usia dewasa; (5). Terjadi gejala-gejala "STRES" bagi suami dan atau istri; (6). Terjadi gejala gangguan kesehatan; (7). Kecenderungan istri yang menggugat cerai suami; (8). Mencegah timbulnya anak yang mengalami Stunting dan setumpuk permasalahan yang lainnya mungkin saja kedepan dapat terjadi.

Hadir pada acara tersebut, 1. Kepala Kemenag. Kab. Mamuju. Drs. H. Mahmudin, M.Si., 2. Kasi Bimas Islam, H. USMAN, S.Ag. M.Si., 3. Kepala KUA, Husain, S.Ag., 4. Kepala PUSKESMAS Tapalang Barat, Mustadiarto. S.Kep. Ns., 5. Bidan Koordibator (BIKOR) PUSKEMAS Tapalang Barat, St. Alfiah., 6. Penyuluh KB, Kesrawati, S.Ag.

Dari unsur SMKN 1 Tapalang Barat, yaitu Kepala Sekolah didampingi Wakasek 1 Bidang Perencanaan Pendidikan (Kurikukum), Parlan, S.Pd.(CGP)., Wakasek 2 Bidang Pembinaan Peserta Didik, Jusran Yasin, S.Kom., Wakasek 3 Bidang HUMAS dan SARPRAS, Sarifuddin, S Pd.I. yang juga Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti., Wakasek 4 Bidang Kemitraan IDUKA, Safri Th, S.Pd. (CGP).

Selain itu, acara yang dihadiri sebanyak lebih kurang 250 orang itu juga diikuti Peserta Didik Aktif SMKN 1 Tapalang Barat dan warga masyarakat Calon Pengantin Baru di SMK OK, Modern untuk Masa Depan Cemerlang. (Masykar)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...