Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Masalah Stunting Menjadi Isu Nasional yang Perlu Disikapi Para Kades


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Sebanyak 17 Kepala desa terpilih yang di lantik Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Dr. Andi Ony P, M.Si., hasil Pilkades Serentak dan Pergantian Antarwaktu (PAW) di GSG Puspemkab Tangerang, Jumat (6/10/23).

Dalam Kesempatan itu, Pj Bupati mengatakan pelantikan 17 Kades merupakan hasil pemilihan kepala desa serentak sebanyak 15 orang dan 2 orang Kades hasil pemilihan PAW yang telah dilaksanakan pada Minggu (24/9/2023) yang lalu. Dia berharap para kepala desa yang dilantik bisa menjalankan tanggung jawab dan amanah dengan baik dan penuh pengabdian.

“Saya berharap tanggung jawab dan amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh pengabdian, keikhlasan dan kejujuran hingga akhir masa jabatan nanti. Jadilah kepala desa yang profesional yang selalu berupaya untuk berinovasi memajukan desa beserta seluruh masyarakat,” pesan Pj. Bupati.

Dia menjelaskan, dari 18 pelaksanaan pilkades, ada 1 desa yang masih dalam proses penyelesaian tahapan sehingga pelantikan Kades terpilih ditunda sampai proses tahapannya selesai.

“Biasanya melalui tahapan di tingkat desa dulu ada waktu 3 hari untuk proses verifikasi. Apabila tidak disepakati akan dibawa ke tingkat kecamatan itu juga akan berproses saat proses ini sudah dilaksanakan dan kita akan menunggu proses tersebut,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada seluruh Kades yang dilantik untuk segera melakukan penyatuan dan mengeratkan kembali masyarakat yang sempat berbeda pilihan saat Pilkades. 

“Bermitralah dengan Badan Permusyawaratan Desa dan lembaga desa yang ada di wilayah. Laksanakan pengelolaan keuangan dengan baik dan transparan dan jangan pula lupa berkonsultasi serta berkoordinasi dengan atasan (Camat) jika terdapat permasalahan,” pintanya

Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar juga ikut hadir dalam pelantikan kepala desa tersebut. Dia mengungkapkan kehadirannya merupakan suatu keharusan adanya perwakilan dari pemerintah pusat.

“Gubernur menghadiri pelantikan kepala desa ini merupakan suatu keharusan. Saya hadir sebagai wakil dari pemerintah pusat untuk memberikan arahan langsung kepada para kepala desa yang baru saja dilantik,” ungkap Al Muktabar

Al Muktabar menandaskan kepada para kepala desa untuk bisa lebih berinovasi di daerahnya masing-masing, terlebih dalam mengatasi permasalahan stunting, kemiskinan ekstrem dan investasi yang masih menjadi isu nasional.

“Stunting merupakan permasalahan utama yang diperintahkan oleh presiden untuk segera dituntaskan dan juga kemiskinan ekstrem serta pertumbuhan investasi,” tandas al Muktabar. (Khairul)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama