// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Buron 14 Hari, Oknum Guru Ngaji Pelaku Pencabulan Akhirnya Di Ringkus Polisi


Purwakarta, wartamerdeka.info, - Pelarian oknum guru cabul berinisial OS (46) alias Abah tersangka kasus pencabulan 15 orang Santrinya di Wilayah Kec Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta berakhir. 

Satreskrim Polres Purwakarta Polda Jabar, yang melakukan pengejaran selama 14 hari akhirnya berhasil membekuk tersangka di tempat persembunyiannya di area perkebunan di Wilayah Kecamatan Pondoksalam, Senin (25/12/2023).

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain kepada awak media, di Mapolres Purwakarta, Senin (25/12/2023) mengatakan, tersangka OS merupakan seorang oknum guru ngaji yang ditangkap setelah Polisi menetapkannya sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

"OS berhasil ditangkap di persembunyiannya diarea perkebunan sekitar Kecamatan Pondoksalam oleh Anggota Satreskrim Polres Purwakarta dan Bhabinkamtibmas Polsek Pasawahan," kata Kapolres

Kapolres juga menjelaskan, setelah melakukan penangkapan, pihaknya langsung membawa OS alias Abah ke Polres Purwakarta guna proses penyidikan lebih lanjut. 

"Alasan pelaku melakukan aksi bejadnya masih kita dalami, dan masih ada kemungkinan ada korban lain, untuk saat ini masih kita lakukan pendalaman," lanjut Kapolres. 

Berdasarkan data awal saat dilakukan pemeriksaan maupun laporan para korban, jumlah korban masih 15 orang, dan dimungkinkan akan bertambah karena aksi pelaku sudah berlangsung selama Empat tahun, Pungkas Kapolres.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama