// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Trulli
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir telah mendorong perluasan undang-undang hukuman mati Israel [File: Amir Cohen/Reuters] Negara-negara Eropa, Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris menyatakan keprihatinan atas ‘karakter diskriminatif de facto dari RUU tersebut. Keprihatinan mendalam atas rencana Israel untuk memperluas penerapan hukuman mati yang dapat secara tidak proporsional menargetkan warga Palestina.

Image Gallery

Profil: Anda AH

Trulli
Tak ada rotan, akar pun jadi. Pepatah ini menjadi pedoman bagi ayah empat orang anak dalam menjalankan hidupnya sehari-hari. Artinya berbagi dengan ketulusan hati merupakan prinsip hidupnya, kendati dirinya hanya seorang ASN yang memiliki keterbatasan penghasilan. Sebut saja namanya, Anda Abdul Hasis, warga Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Lanjut...

WMChannel


 

Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan perundingan antara Iran dan AS akan diadakan dalam waktu dekat.


Namun Iran kembali bersumpah untuk berjuang sampai akhir. Sumpah itu muncul setelah AS mengumumkan akan mengerahkan pasukan respons cepat militernya di wilayah tersebut.

Lanjut...

Menko PMK Muhajir Efendi Dorong Kaum Muda Jadi Exemplar Unggulan

                     Menko PMK Muhajir Efendi

Bogor, wartamerdeka.info, - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong lulusan perguruan tinggi agar memiliki mimpi  besar dalam rangka meningkatkan kualitas hidup sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Muhajir menyampaikan hal itu, saat memberi orasi ilmiah pada Wisuda ke-X Universitas Muhammadiyah Bogor Raya di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, pada Sabtu (2/12).

“Kalian (wisudawan) harus punya mimpi-mimpi besar di masa depan. Kalian harus menjadi exemplar, contoh unggulan bagi yang lain,” ucap Muhadjir.

Fokus pembangunan pemerintah dalam masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada periode kedua ini diarahkan kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah menargetkan, generasi muda Indonesia dapat tumbuh dengan produktif, profesional, memiliki karakter, dan mampu bersaing di kancah global.

Menko Muhadjir mengatakan, pemerintah telah menyediakan anggaran pendidikan yang setiap tahun terus meningkat. Anggaran pendidikan yang sebagian besarnya dialokasikan untuk beasiswa LPDP merupakan kesempatan dan peluang besar bagi para mahasiswa yang akan melanjutkan studi.

“Sekarang ini anggaran abadi pendidikan untuk beasiswa itu sekitar Rp. 130 triliun dan setiap tahun terus naik. Kesempatan ini sangat terbuka untuk semua mahasiswa dari berbagai kampus. Tidak ada diskriminasi, terbuka bagi kampus negeri maupun swasta,” kata Muhadjir.

Selain itu, perguruan tinggi juga didorong untuk dapat memiliki pangkalan data yang berisi status para lulusannya. Pangkalan data tersebut, imbuh Muhadjir, berlaku juga untuk para lulusan yang hendak bekerja sehingga dapat digunakan untuk memantau status pekerjaan lulusannya. Melalui basis data itu, intervensi juga akan dengan mudah dilakukan, termasuk memberikan pelatihan peningkatan kemampuan bagi yang belum memiliki pekerjaan.

“Perguruan tinggi harus punya data lulusannya, baik untuk yang mau melanjutkan kuliah, maupun bekerja. Jika dia (wisudawan) diketahui punya niat untuk mencari beasiswa, bantu dia melalui program pelatihan bahasa dan sebagainya, juga bagi yang bekerja, bisa adakan program upskilling agar bisa masuk dunia kerja,” ucap Muhadjir.

Indonesia tercatat akan mencapai puncak bonus demografinya pada tahun 2030-2035. Momentum itu, mayoritas masyarakat Indonesia akan didominasi oleh generasi Z sebanyak 27,94 persen, dan generasi milenial sebesar 25,87 persen. Sementara itu, saat ini jumlah pemuda yang tercatat pada survei Badan Pusat Statistik telah mencapai angka 65,82 juta jiwa atau hampir seperempat penduduk Indonesia.

Kondisi ini, perlu diimbangi dengan upaya membangun generasi muda Indonesia mulai dari sekarang. Terlebih jumlah angkatan kerja Indonesia telah mencapai 147,71 juta. Sementara, penduduk yang bekerja hanya sebesar 139,85 juta dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,32 persen. Angkatan kerja ini terus bertambah setiap tahun yang terdiri dari lulusan menengah atas yang tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi, ditambah dengan pemuda lulusan dari perguruan tinggi.

Meski demikian, upaya pemerintah dalam membangun generasi unggul Indonesia telah mengalami tren yang positif. Indeks Pembangunan Manusia mencatat, terdapat kenaikan dengan rata-rata sebesar 0,77 persen per tahun dari berbagai aspek. Tren tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi bersama membangun dan meningkatkan pendidikan, kesejahteraan, serta kualitas hidup masyarakat. (**)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama