Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Cegah Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polres Barru Pantau Distribusi Beras SPHP

 Barru, wartamerdeka.info, - Kepolisian Resor Barru bersama stakeholder lainnya melakukan pemantauan terhadap penjualan beras operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) di empat pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Barru.

Seperti yang terpantau di Pasar Mattirowalie, Kelurahan Tuwung, Senin (26/02/2024). Sejumlah petugas yang terdiri dari Unit ekonomi Satuan Intelkam Polres Barru, Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Seksi Intelijen Kejaksaan, Koramil 1405-07, serta Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.

Dalam Rilis Humas Polres Barru disebutkan,  Sedikitnya ada empat kios penyalur beras SPHP yang berada di Pasar Mattirowalie dipantau petugas gabungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek ketersediaan beras di tingkat pengecer SPHP yang telah ditunjuk, maupun stok beras secara umum di pasar-pasar tradisional.

Berdasarkan hasil pantauan petugas, beras SPHP ini dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetepkan pemerintah di angka Rp. 10.900,- per kilogram.

Kapolres Barru AKBP Dodik Susianto, S.I.K., saat dikonfirmasi membernarkan bahwa beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan yang didistribusikan pemerintah, dijual sesuai HET yang telah dipatok.

“Para penyalur tetap menjual beras PSHP sesuai dengan harga ecer tertinggi yakni Rp. 10.900,- tiap kilogramnya.” Jelas Kapolres.

Kapolres juga menambahkan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan harga beras di seluruh pasar tradisional. Hal tersebut untuk mencegah kelangkaan serta melonjaknya harga beras.
“Kami akan terus memantau ketersediaan dan harga beras di pasar-pasar tradisonal sebagai langkah awal untuk mencegah kelangkaan dan kenaikan harga.” Imbuh Kapolres.(syam).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...