Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Berita, "Pasar Murah Langkat Untuk Meraup Keuntungan". Kadis Perindag Ikhsan: "Itu Berita Hoax"

 Langkat, wartamerdeka.info, - Beberapa hari ini muncul berita miring, "Berdalih Kegiatan Pasar Murah”, Pj.Bupati Langkat Diduga Raup Keuntungan Ratusan Jutaan Rupiah, berita ini terbit pada salah satu media online, Selasa, (19/03).

Saat di temui awak media terkait pemberitaan tersebut, Rabu (20/03/24), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ikhsan Aprija, S.STP, M.Si menyampaikan, itu semua adalah Hoax. Ikhsan kemudian menjelaskan, bahwa kegiatan Gerakan Pasar Murah sebagai antisipasi terjadinya inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok pangan serta penanganan stunting menjelang HBKN Ramadhan & Idul Fitri 1445 H/2024. 

"Kegiatan yang kami lakukan murni mengantisipasi inflasi, tidak ada kepentingan pribadi. Ini kami lakukan demi masyarakat Kabupaten Langkat," ucapnya saat diwawancarai.

"Kegiatan ini juga dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dan tidak hanya di Kabupaten Langkat," tambahnya.

Berdasarkan keterangan kepala gudang Bulog Stabat bahwa Beras SPHP masih tersedia di mitra RPK Bulog di wilayah Kabupaten Langkat. 

Hasil sidak pasar yg dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah bahwa di pasar tradisional dan retail modern, beras SPHP tetap tersedia, Terkait harga penjualan dalam kegiatan pasar murah masih berada dibawah HET yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp.11.500,-kg.

Mengenai Berita miring ini awak media telah mengklarifikasi dan bertatap muka langsung dengan pihak terkait dan berharap ke depan nya agar tidak ada lagi berita yang terindikasi opini belaka. (Hasrizal)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama