// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

PT. KAI Salurkan Bantuan Sembako Ke Warga Cempedak

 Lampung Utara, wartamerdeka.info, - Melalui unit Pengamanan Stasiun Kotabumi PT. KAI wilayah Divre IV Tanjung Karang menyalurkan bantuan sembako hari raya kepada warga Kelurahan Cempedak Kotabumi, Sabtu (15/6/24).

Adapun yang di salurkan sebanyak 45 paket sembako merupakan program bina lingkungan tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PT. KAI setempat.

Katon Polsuska wilayah B Kotabumi Harfis Abung, S.E., mengatakan kegiatan ini dalam rangka pembinaan lingkungan bantuan KAI dukungan masyarakat menjelang hari raya Idul Adha 1445 H.

"Semoga dengan ada bantuan ini, masyarakat di seputaran jalur Kereta Api dapat menjaga keamanan dan ketertiban perjalan kereta api," ujar Abung di dampingi Babin Polsuksa.

Harfis Abung juga menghimbau, kepada warga sekitar jalur Kereta Api tidak membuang sampah di jalur Kereta Api dan tidak melakukan perbuatan perbuatan yang dapat membahayakan perjalanan Kereta Api.

Sementara itu Heri Ketua LK 3 Kelurahan Cempedak mengucapakan terima kasih kepada PT. KAI atas bantuan yang telah diberikan kepada warga kami.
"Terimakasih atas bantuan sembakonya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga PT. KAI dan jajaranya semakin jaya," tuturnya.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama