Langsung ke konten utama

Ketua DPRD Barru, Syamsuddin Muhiddin, "Jawab keraguan dengan reaktualisasi peran"

Barru, wartamerdeka.info, - Ketua DPRD Barru Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M.Si., mengatakan, saat ini kita sedang berada dalam iklim transparasi, kebebasan mimbar, pers yang bebas, tuntutan akuntabilitas publik, keterbukaan informasi sebagai ekses kemajuan teknologi informasi dan demokratisasi dalam pengambilan kebijakan.  

Hal itu disampaikan Syamsuddin dalam pidato pertamanya usai dilantik sebagai Ketua DPRD Barru dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Pimpinan DPRD Barru priode 2024-2029 diruang Sidang DPRD Barru, Senin (28/10/2024).

"Sekecil apapun yang kita lakukan, akan langsung menjadi sorotan publik karena mata dan telinga masyarakat selalu tertuju kepada Dewan. Praktis akan berdampak pula pada citra dan reputasi lembaga kita ini", katanya. 

Sejalan dengan itu, lanjut Syamsuddin, bukan tidak mungkin muncul keraguan masyarakat terhadap kinerja Dewan ke depan dan untuk menjawabnya, maka yang esensial adalah  perlunya  revitalisasi  etos  kerja, reposisi sebagai wakil rakyat, reaktualisasi peran dan kerja Dewan serta rekonstruksi jiwa pengabdian sehingga keraguan itu Insya Allah akan berubah menjadi secercah harapan.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Nilai sebuah kepercayaan yang kami terima hari ini, sebenarnya barulah merupakan awal dari kerja sarat tantangan yang bakal kami hadapi. Maka pesan yang perlu kita garis bawahi adalah kehati-hatian merupakan prinsip dasar dalam mengemban tugas, mendudukkan tugas dan aspek legalisasi hendaknya menjadi acuan utama kita. 

"Dengan begitu, kita akan terhindar dari suatu keadaan atau situasi yang kurang menguntungkan, sekaligus mencegah dari hal-hal yang dapat menyebarkan aroma yang kurang sedap", ujar dia. 

Menurut Syamsuddin, Pimpinan dan Anggota Dewan sesungguhnya menyiratkan satu kesatuan meskipun berbeda warna baju, tetapi itu bukan hambatan dan penghalang sebagai perekat yang mempersatukan. Makna filosofisnya, apapun tantangannya ke depan, maka diibaratkan berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing.

Bagian lain sambutannya, dia mengingatkan, tugas fungsi kontrol Dewan secara politis terhadap  penyelenggaraan  pemerintahan  dan pembangunan, sasaran utamanya adalah pengawasan, sehingga program yang dilaksanakan Eksekutif benar – benar transparan, terukur dan terarah, efektif dan efesien dan akuntabel dalam mewujudkan ”good and clean government ”

"Kami menyadari, apapun tugas yang diletakkan di pundak kami, akan sulit berhasil tanpa soliditas, dukungan  dan  kebersamaan  nyata  dari  Legislatif, Eksekutif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh pihak. Oleh karenanya dibutuhkan sinergitas para pemangku kepentingan", harap dia. 

Pimpinan DPRD yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Barru,  masing-masing,  Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si (Ketua), Andi Yeni, SE (Wakil Ketua), M. Alifandi Aska, S. Pd (Wakil Ketua). 

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Barru. Unsur Forkopimda. Plh. Sekda. Pimpinan OPD. Staf Ahli Bupati. Para Asisten Setda. Kabag, Camat, Kepala Desa/Lurah. (syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...