Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pentingnya Kurikulum Responsif dan Penguatan Karakter di Era Digital

Surabaya, wartamerdeka.info, - Kurikulum harus bisa menjawab tantangan zaman. Di era digital ini, pendidikan perlu bertransformasi, bukan hanya dari segi teknologi, tetapi juga dari segi pendekatan karakter. Generasi muda yang berintegritas harus kita bentuk melalui pendidikan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat. 

Hal itu disampaikan perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Ardianto pada kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan PD PII Kota Surabaya, Sabtu (12/10/2024). 

Menurut Ardianto materi penting mengenai peran infrastruktur pendidikan dalam mendukung akselerasi pendidikan di Indonesia adalah bahwa tantangan era digital menuntut adanya kurikulum yang responsif dan inovatif untuk mempersiapkan generasi pelajar yang adaptif dan berdaya saing.

Ardianto juga menambahkan bahwa penguatan pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam membentuk generasi berintegritas yang mampu menghadapi tantangan global. 

"Yang harus digarisbawahi adalah pentingnya inovasi teknologi dalam proses pembelajaran agar pendidikan di Indonesia mampu bersaing dengan negara lain di era Society 5.0.", Pungkas dia. (Nob) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama