Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Lampung Utara Gelar Sidang Pernikahan Bagi Anggota

Lampung Utara,wartamerdeka.info, - Polres Lampung Utara menggelar sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) bagi anggota yang hendak menikah di Aula Rekonfu Mapolres setempat, Kamis (24/10/24).

Sidang di pimpin Waka Polres Lampung Utara Kompol Yohanis dan didampingi Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Kompol Trisnadi dan Bhayangkari. 

Kabag SDM Kompol Trisnadi mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna menyampaikan, jika sidang BP4R ini merupakan salah satu syarat yang harus dilalui bagi anggota Polres Lampung Utara yang akan menikah. 

“Sidang BP4R ini merupakan syarat anggota Polri yang akan menikah yang mana telah diatur dalam Perkap Nomor 9 Tahun 2010,” kata Kompol Trisnadi. 

Kabag SDM Kompol Trisnadi berpesan agar calon pasangan suami istri benar-benar mengilhami arti dari sebuah pernikahan. Selain itu, juga tidak menjadikan pernikahan sebagai permainan yang dapat meruntuhkan masa depan.

“Saya harap dengan perubahan jenjang kehidupan ini, dapat meningkatkan semangat personel Polres Lampung Utara yang hendak menikah dalam bekerja dan juga dapat menjadi motivasi menggapai karir yang lebih baik,” ujarnya. 

Kabag SDM Polres Lampung Utara juga berpesan agar bhayangkari serta pasangan calon mengerti dan paham untuk selalu bijaksana dalam bermedsos.

"Tidak boleh bergaya hidup berlebihan (hedonis), dan ikut aktif dalam organisasi Bhayangkari," tuturnya. (yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama