Lamongan, wartamerdeka.info, - Salah satu fungsi pengawas dalam struktur lembaga koperasi tidak lain adalah memperkuat ekosistem Kelembagaan koperasi. Dengan dilaksanakannya pengawasan Koperasi diharapkan bisa mewujudkan Koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh, dan berdaya saing sesuai dengan jati diri Koperasi.
Dengan begitu, Koperasi benar-benar mampu memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan anggotanya dan masyarakat pada umumnya.

Di temui disela sela, pendaftaran balon Pengawas KUD Minatani, Warminto Masykar dengan nomor anggota 2914 itu, serius akan ikut dalam bursa pemilihan Pengawas Koperasi.
"Bismillah, saya ikut dalam bursa pemilihan untuk mengisi formasi struktur di Badan Pengawas KUD Minatani," Ungkap anggota yang akrab disapa W. Masykar ini.
Terus terang, lanjut dia saya ikut bursa pemilihan Badan Pengawas hanya bermodal gagasan, ide dan pengalaman dari berbagai sektor yang selama ini saya jalani.
Dia bahkan mengaku siap adu gagasan semata mata untuk memperkokoh kelembagaan koperasi Minatani kedepan menjadi lebih baik. Bukan hanya memperkuat sisi kelembagaan semata tetapi juga menjalin sinergitas dan hubungan baik kepada siapapun, terutama dengan pemerintah kabupaten sebagai Pembina Koperasi. (Ns)
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Serangan Iran terhadap pembangkit listrik dan desalinasi air di Kuwait telah menewaskan seorang pekerja India dan merusak sebuah bangunan di lokasi tersebut, seiring meningkatnya ketegangan regional di tengah perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
“Sebuah gedung layanan di pembangkit listrik dan desalinasi air diserang sebagai bagian dari agresi Iran terhadap Negara Kuwait, yang mengakibatkan kematian seorang pekerja India dan kerusakan material yang signifikan pada bangunan tersebut,” kata Kementerian Kelistrikan Kuwait dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
Tim teknis dan tanggap darurat segera dikirim ke lokasi untuk menangani dampak serangan dan memastikan kelanjutan operasi normal, tambahnya.
Tidak ada komentar resmi dari Iran, di mana media pemerintah mengutip kementerian Kuwait yang mengatakan bahwa ada kerusakan yang luas di pabrik tersebut sebagai akibat dari serangan itu.
Melaporkan dari Kota Kuwait, Malik Traina dari Al Jazeera mengatakan Kuwait telah menjadi sasaran serangan berulang kali sejak dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran lebih dari sebulan yang lalu.
“Baru kemarin malam, Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa 14 rudal dan 12 drone terdeteksi di wilayah udara Kuwait, dan beberapa drone tersebut menargetkan sebuah kamp militer, di mana 10 prajurit terluka,” katanya. “Mereka telah dibawa ke rumah sakit dan telah menerima perawatan medis.”
Eskalasi regional terus meningkat sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran, yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang – termasuk mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, beberapa pejabat tinggi lainnya, dan setidaknya 216 anak-anak, menurut otoritas Iran – dan menghancurkan infrastruktur penting.
Pasukan Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara regional yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.
Iran juga secara efektif memblokir Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair global, sebuah langkah yang telah mendorong kenaikan harga energi dan mengguncang pasar keuangan.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menghentikan sementara ancaman serangan terhadap pembangkit energi Iran selama 10 hari hingga 6 April. Iran mengatakan akan membalas dengan serangan sendiri terhadap lokasi energi di seluruh wilayah Teluk jika fasilitasnya diserang.
Perang ini telah mengungkap kerentanan infrastruktur air yang penting di wilayah yang termasuk paling kekurangan air di dunia.(Aljazeera/red)


