Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Target 2029 RSUD Lapatarai Berekspansi Real Bisnis


Barru (wartamerdeka.info) - Pentingnya pelayanan masyarakat dengan meningkatkan kualitas SDM dan kesiapan sarana prasarana, baik alat kesehatan, fasilitas ruang rawat dan air bersih yang dikelola secara profesional.

Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran RSUD Lapatarai Barru, di ruang rapat Lounge Pangadereng lantai 5 Menara MPP Kantor Bupati Barru, Jumat (11/4/2025).


"Selain tugas pelayanan sosial, profesional sangat diperlukan baik oleh pihak rumah sakit maupun seluruh karyawan di dalamnya", tandas Wakil Bupati. 


Rakor dihadiri Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Lapatarai Barru, dr. Abdul Azis Sp.U. Subsp. Onk, yang juga sebagai Wakil Direktur di Rumah Sakit Pendidikan Unhas, Kepala Dinas Kesehatan dan anggota Dewas, dr. Amis Rivai. Hadir juga Plt. Direktur RSUD Lapatarai, dr. Suryadi Nurdin, Sp.B, bersama segenap manajemen BLUD RSUD Lapatarai. 



Pada kesempatan tersebut, dipaparkan Analisa dan Rencana Strategis RSUD Lapatarai, antara lain Strategi 100 Hari Kerja, menjawab krisis tata kelola dan pelayanan rumah sakit.


Hal ini bertujuan untuk menstabilkan tata kelola korporat dan klinis, mengurangi keluhan publik terhadap layanan, dan meningkatkan efisiensi, pendapatan dan kepercayaan masyarakat. 


Pada kesempatan tersebut, digambarkan Roadmap Transformasi Rumah Sakit menuju  Rumah Sakit Pelayanan 'Real' Paripurna.


Di awali tahun 2025 Pembenahan Tata Kelola, kemudian tahun 2026 persoalan fundamental sudah dapat terselesaikan.


Sementara untuk tahun 2027-2028 mengarah pada pengembangan kapasitas dan kualitas layanan, dan pada tahun 2029, Ekspansi Bisnis Rumah Sakit. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama