Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wabup Barru Undang Wamen Pariwisata Bahas Pengembangan Kepariwisataan


Makassar (wartamerdeka.info) - Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang M. Si memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, di sela pelaksanaan Silaturahmi Nasional INKINDO. 

Kegiatan membahas satu topik yang mengemuka mengenai Peraturan Daerah (Perda) Jasa Konstruksi di gelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (15/5/25).

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Barru menyampaikan sejumlah hal strategis terkait efisiensi anggaran daerah, percepatan pembangunan infrastruktur, serta arah pengembangan sektor kepariwisataan di Kabupaten Barru.


“Kami di Barru sangat fokus pada pembangunan yang efisien dan berdampak langsung kepada masyarakat. Infrastruktur dan pariwisata adalah dua sektor yang saling mendukung", ujar Wakil Bupati Barru.
Wabup Abustan, juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pariwisata, dapat memberikan dukungan dan arahan dalam menyusun rencana pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Barru.

“Untuk itu, kami secara khusus mengundang Wakil Menteri Pariwisata agar dapat melihat langsung potensi yang kami miliki di Barru", harap Wabup, yang mengaku butuh panduan strategis atau semacam blueprint untuk pengembangan pariwisata ke depan. 

Acara Silaturahmi Nasional INKINDO ini dihadiri para pemangku kepentingan dari sektor konstruksi dan kepariwisataan, serta menjadi ajang sinergitas antara pemerintah daerah, pusat, dan pelaku usaha jasa konstruksi. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama