Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

Abustan: Pentingnya Melindungi Anak dengan Sistem Berbasis Data


Barru (wartamerdeka.info) - Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, secara resmi membuka Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus serta Penguatan Data dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan bagi penyedia layanan perlindungan anak se-Kabupaten Barru. Kegiatan ini berlangsung di Hotel D'Shining, Kecamatan Balusu, pada Senin (23/06/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abustan menekankan pentingnya membangun sistem perlindungan anak yang berbasis data, bersifat kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, tetapi merupakan bagian dari strategi besar dalam memperkuat sistem perlindungan anak di Kabupaten Barru. Saya berharap para peserta dapat memahami perannya masing-masing, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta mampu mengelola dan memanfaatkan data secara optimal,” tegasnya.


Abustan juga memberikan apresiasi khusus kepada para pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dari 28 desa dan kelurahan yang turut hadir.

“Bapak dan Ibu adalah garda terdepan dalam perlindungan anak di tingkat akar rumput. Apa yang Anda lakukan merupakan investasi besar untuk masa depan daerah kita,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD, PPKB, PPPA) Kabupaten Barru, Jamaluddin, S.Sos., MH, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas serta meningkatkan koordinasi antar penyedia layanan perlindungan anak di daerah.

Melalui kegiatan ini, lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten Barru terus berkomitmen menjadikan Barru sebagai daerah yang ramah anak, aman bagi tumbuh kembang anak, serta tangguh dalam melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan.

“Kami berharap para peserta dapat memahami sistem perlindungan anak berbasis masyarakat serta menguatkan peran layanan rujukan di tingkat desa dan kelurahan,” pungkasnya. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama