Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

Nur Amilah Salihah Perempuan Pertama Pimpin IMM Barru


Barru (wartamerdeka.info) - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Barru mencetak sejarah baru dengan dilantiknya Nur Amilah Salihah, S.Sos sebagai Ketua Umum periode 2025/2026.

Amaliah menjadi perempuan pertama yang dipercaya memimpin IMM Barru sejak organisasi ini berdiri. Pelantikan berlangsung khidmat di Baruga Singkerru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru,  Sabtu 14/6/2025.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Hadir mewakili Bupati Barru, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Herman Jaya, S.IP, bersama unsur Forkopimda Barru, Kadispora, serta perwakilan Universitas Muhammadiyah Barru. 

Bupati Barru diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Herman Jaya menyampaikan apresisi atas suksesnya pelantikan ini. 

Dalam sambutannya, Herman Jaya menyampaikan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari organisasi kepemudaan seperti IMM.


"Pemerintah membutuhkan energi dan gagasan kritis dari IMM dalam membangun daerah," ungkapnya. 

Ketua DPD IMM Sulsel, Adrian Al-Fatih, dalam arahannya menekankan pentingnya memperkuat sistem perkaderan serta membangun sinergi dengan berbagai pihak tanpa meninggalkan peran IMM sebagai kekuatan moral.

"IMM harus hadir sebagai kekuatan moral yang kritis namun kolaboratif," tegasnya.

Dalam sambutan perdananya, Nur Amilah menegaskan bahwa kepemimpinan adalah amanah, bukan prestise. Ia mengajak seluruh kader IMM untuk bekerja kolektif, memperkuat nalar kritis, serta menjadi agen perubahan yang inklusif dan progresif.

"Jabatan ini bukan sekadar simbol, tapi amanah yang dijalankan dengan kolaborasi dan kesungguhan," ujarnya.

Pelantikan ini turut dihadiri PDM Barru, PD Aisyiyah, ortom-ortom Muhammadiyah, dan organisasi kepemudaan lintas sektor. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barru melalui Syeh Ruslan mengingatkan pentingnya dasar ilmu dalam setiap gerakan dakwah. 

"Gerakan yang kuat lahir dari ilmu yang dalam. Kuatkan ilmunya, baru turun ke medan pengabdian," pesannya.

Pelantikan ini menjadi penanda transformasi peran perempuan dalam gerakan mahasiswa Muhammadiyah di Barru. Semangat baru di bawah kepemimpinan Nur Amilah Salihah diharapkan membawa IMM Barru menuju gerakan yang lebih inklusif, kritis, dan solutif untuk umat dan bangsa. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama