Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Peringatan Kanigoro affair ke-60 dan Hari Bangkit PII ke-78 Usung Tema Kolaborasi Berjamaah KB PII

 
Kediri, wartamerdeka.info, - Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Kediri hari ini menyelenggarakan acara peringatan bersejarah 60 tahun Tragedi Kanigoro Affair dan Hari Kebangkitan PII ke-78 berlangsung di MTSN 2 Kediri, Minggu (28/6/2025). 

Acara dihadiri kader aktif PII baik tingkat daerah maupun wilayah, keluarga besar PII Se-Jawa Timur dan berbagai elemen masyarakat sekitar. 

Hadir pula dalam kegiatan ini Prof. Zainuddin Maliki selaku Penasehat Khusus Mentri desa sekaligus Ketua PW KBPII Jawa Timur, Ustadz Ahmad Fanani sumali Ketua PD KBPII Kabupatèn Kediri, Kanda Yusuf Aziz Anggota DPRD Kabupaten kediri sekaligus Alumni PII Kabupaten kediri tahun 90-an.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peristiwa kelam Kanigoro Affair yang terjadi 60 tahun silam, di mana sejumlah kader PII menjadi korban penganiayaan saat berjuang mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Selain hal tersebut,  kegiatan ini juga mengajak semua hadiri untuk fokus pada narasi kolaborasi berjamaah  menjadi nafas baru gerak langkah KB PII  untuk membangun keterhubungan positif dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, sosial hingga keagamaan. 

Ketua KB PII Kabupaten Kediri, Ustadz Fanani mengajak seluruh kader PII dalam kiprahnya di masyarakat untuk membangun keterhubungan yang positif dan progresif untuk  menguatkan peran PII dan para alumninya di tengah masyarakat. Alumni PII yang tersebar dalam berbagai bidang juga diharapkan mampu membangun semangat berkoneksi antar kader dalam mengembangkan potensi untuk kepentingan perjuangan dan cita-cita PII. Diaspora potensi kader tersebut telah terbangun koneksi yang kuat , sebagaimana ditunjukkan di kabupaten kediri terdapat banyak lembaga yang saling berkoneksi seperti yayasan pendidikan 4 mei, Kompleks masjid imam balqi, Republik lele, Yayasan dimar nusa, dan masih bayak lagi. Koneksi lembaga tersebut membawa semangat kolaborasi yang semakin menguatkan kiprah PII dan alumni nya tengah masyarakat. 

Prof Zainuddin Maliki selaku penasehat Mentri juga menyambut baik narasi Kolaborasi Berjamaah, menurutnya PII perlu membangun budaya berjejaring , budaya ini membawa kebiasaan saling memberi, saling menguatkan dan saling memberi manfaat. PII memiliki infrastruktur untuk  membangun keterhubungan positif antar kader yang mampu mendukung upaya percepatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Rangkaian kegiatan ini dikemas dalam bentuk Diskusi panel yang memanggil kembali ingatan dan refleksi peristiwa kanigoro sekaligus membawa semangat baru untuk membumikan Kolaborasi berjamaah semua Unsur PII di tengah masyarakat.(Tim Media dan Komunikasi KB PII Kabupaten Kediri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...