Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Keselamatan Kerja di Laut bagi Nelayan, Kolaborasi UNHAS dan Kelurahan Sumpang Binangae


Barru (wartamerdeka.info) - Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja di laut, khususnya bagi para nelayan dan penyelam tradisional, Kelurahan Sumpang Binangae bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. 

Kegiatan bertema Edukasi Keselamatan Menyelam dan Penanganan Kecelakaan di Laut  ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Sumpang Binangae, Sabtu (28/6/2025).

Lurah Sumpang Binangae, Badaruddin, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pengabdian masyarakat UNHAS dan antusiasme peserta. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kita harapkan para nelayan bisa lebih siap dan tanggap terhadap potensi bahaya di laut,” ujar Badaruddin.


Dua narasumber utama dari UNHAS hadir memberikan edukasi dan pembekalan langsung, yakni Prof. Dr. dr. Syamsiar S. Russeng, M.S., yang membawakan materi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di Laut untuk Nelayan dan Penyelam.

Sedangkan, Prof. Dr. Lalu Muhammad Saleh, SKM, M.Kes., yang menyampaikan materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Nelayan.

Keduanya menyampaikan pentingnya pemahaman dasar keselamatan kerja dan penanganan pertama saat terjadi kecelakaan di laut, termasuk teknik penyelamatan, pengenalan alat pelindung diri, hingga risiko penyakit akibat kerja di lingkungan perairan.

Kegiatan yang diikuti perwakilan Nelayan Sumpang Binangae ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Universitas Hasanuddin sebagai bentuk kontribusi akademik dalam mendukung keselamatan kerja sektor perikanan dan kelautan.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama