Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pelukan Kepedulian dari Pemkab Barru untuk Korban Kebakaran di Padongko


Barru -(wartamerdeka. info) – Di tengah sisa-sisa puing dan kepulan duka akibat kebakaran yang meluluhlantakkan satu unit rumah warga di Kampung Baru, Lingkungan Padongko, Kelurahan Mangempang, hadir secercah harapan dan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Barru.

Rabu (09/07/2025) sore, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menyambangi langsung lokasi kebakaran. Dalam kunjungan itu, mereka tak sendiri. Ketua PMI Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, serta jajaran terkait turut hadir, menandakan kehadiran pemerintah bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk empati nyata.

Musibah yang terjadi Ahad dini hari (06/07/2025) itu menghanguskan seluruh bangunan rumah dan menyebabkan kerugian besar secara materi. Syukurnya, tak ada korban jiwa. Namun duka mendalam tetap menyelimuti pemilik rumah yang kehilangan tempat bernaung.


Di tengah suasana haru, Bupati Andi Ina mengungkapkan belasungkawa dan dukungan moril secara langsung.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian. Semoga tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini. Pemerintah siap mendampingi dan membantu sebisa mungkin,” ucapnya hangat, seraya menggenggam tangan korban.

Tak hanya membawa pelukan simpati, rombongan juga menyerahkan bantuan darurat berupa sembako, perlengkapan harian, dan santunan uang tunai. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban awal yang ditanggung korban.


Wakil Bupati Abustan yang turut mendampingi Bupati, juga menaruh perhatian khusus pada pendidikan anak dari keluarga terdampak. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera memenuhi kebutuhan sekolah anak korban agar tidak tertinggal pelajaran.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir pula Kadis Sosial, Kepala Inspektorat, Perwakilan BPBD, Pimpinan Baznas Barru, Camat Barru, dan Lurah Mangempang, semuanya menunjukkan bahwa gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi napas utama di Kabupaten Barru.

Kini untuk sementara, korban menumpang tinggal di rumah orang tuanya yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Harapan pun tumbuh kembali, seiring doa dan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama