Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

HUT Ke 6, Peluncuran Logo Baru RSUD Pondok Gede Kota Bekasi

Kota Bekasi, wartamerdeka.info, - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Pondok Gede Kota Bekasi  merayakan HUT yang ke-6. Perayaan HUT ke 6 ini sekaligus melakukan  peluncuran logo baru Rumah Sakit Umum Daerah Pondok Gede sebagai simbol semangat pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Acara HUT RSUD Pondok Gede yang ke 6 ini berlangsung di halaman RSUD Pondok Gede, Jalan Raya Jatiwaringin I, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Kegiatan dihadiri Direktur RSUD Pondok Gede dr. Johny Timbul Pardomuan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi drh. Satia Sriwijayanti Anggraini, serta Camat Pondok Gede Zainal Abidin Syah. Kamis,(28/8/2025).

Perayaan HUT RSUD Pondok Gede bukan hanya merayakan HUT yang ke-6, akan tetapi meningkatkan momentum memperkuat layanan kesehatan untuk masyarakat umum khususnya masyarakat Kecamatan Pondok Gede.

"Kami berkomitmen menjadikan layanan TBC sebagai layanan unggulan, disamping peningkatan layanan HIV, BPJS, dan umum,” kata dr. Johny saat ditemui dikantornya.

Dia menjelaskan, Sejak berdiri pada tanggal 17 Agustus 2019, RSUD Pondok Gede sempat difungsikan sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 pada tahun 2021. Setelah pandemi mereda, rumah sakit ini terus berbenah dengan peningkatan sarana, prasarana, sistem informasi, serta kerja sama dengan BPJS. Hasilnya, kunjungan pasien dan pendapatan rumah sakit meningkat signifikan, dengan target pendapatan tahun 2025 mencapai Rp13,2 miliar.

“Selain fokus pada layanan TBC sebagai unggulan, RSUD Pondok Gede juga menaruh perhatian serius pada penanganan HIV. Bahkan, rumah sakit ini masuk empat besar fasilitas kesehatan di Kota Bekasi yang terbanyak melayani pasien HIV, ” ujarnya.Meski demikian, RSUD Pondok Gede masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan lahan dan fasilitas parkir. Direktur rumah sakit berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bekasi untuk memperluas area pelayanan agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

“Saya berharap,  di HUT yang ke-6 ini, RSUD Pondok Gede semakin maju, lebih banyak pasien yang terlayani, serta dukungan dari Pemerintah agar sarana dan layanan terus meningkat,” ujar dr. Johny mengakhiri.(Pandi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama