// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Mahasiswa KKN Unhas Gelar Pembuatan Media Tanam Cocopeat

Bulukumba, wartamerdeka.info, - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang 114 yang sedang melakukan pengabdian di Desa Bajiminasa, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, melaksanakan program kerja inovatif berupa pembuatan media tanam cocopeat. Program ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan limbah sabut kelapa yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.

Cocopeat adalah media tanam organik yang dihasilkan dari pengolahan sabut kelapa menjadi serbuk halus. Media ini memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air dengan baik, menjaga kelembaban, sekaligus ramah lingkungan.

“Selama ini sabut kelapa di desa hanya menjadi limbah. Padahal, jika diolah dengan tepat, sabut kelapa dapat menjadi media tanam bernilai ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk pembibitan sayuran maupun tanaman hias,” jelas Nahdillah Azahra Fitriani, mahasiswa KKN di Desa Bajiminasa. Rabo (27/8/2025)Kegiatan ini disambut baik masyarakat setempat. Selain memperkenalkan teknologi sederhana pengolahan sabut kelapa, program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi warga desa. Dengan melimpahnya potensi kelapa di wilayah Bulukumba, pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocopeat bisa menjadi salah satu upaya nyata mengurangi limbah organik sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada masa KKN saja, tetapi dapat terus dikembangkan masyarakat sehingga membawa manfaat ekonomi dan lingkungan,” ujar salah satu Masyarakat Desa Bajiminasa.

Program ini juga sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat desa untuk lebih kreatif dalam mengelola sumber daya lokal. Dengan adanya inovasi ini, Desa Bajiminasa diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai guna.(Ro/wm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama