Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pro Kontra Distribusi SHU, Anggota KUD Minatani Bersurat Ke Dinas Koperasi

 
Tulisan dengan judul "Pembagian SHU KUD Minatani, Tidak Sesuai AD/ART" (wartamerdeka.info) menuai reaksi beragam dikalangan anggota. Salah satunya -
melalui Forum Diskusi Anggota Minatani (Fordami) akan mengirim surat ke Dinas Koperasi setempat agar dilakukan semacam pembinaan bahkan teguran ke Pengurus KUD Minatani agar pembagian SHU sesuai AD/ART dan SHU tidak dipotong/diposkan ke simpanan wajib, simpanan pokok dan simpanan sukarela tanpa persetujuan anggota. Atau kalau pun memang sudah terlanjur sebaiknya dilakukan sosialisasi ke anggota sehingga anggota mengerti bahwa sebagian dari jumlah nominal SHU nya masuk di pos simpanan wajib, simpanan pokok dan sukarela.

"Bagaimanapun SHU adalah hak anggota sehingga berapapun nominalnya seharusnya tidak dipotong atau langsung diposkan untuk berbagai simpanan," Ungkap salah seorang anggota.

Disisi lain, melalui Fordami besuk Senin 25 Agustus 2025, sebanyak 30 orang anggota akan turut menandatangani surat pengaduan ke Dinas Koperasi Lamongan.
"Saya menyayangkan cara cara yang dipakai pengurus terutama dalam kaitan pembagian SHU yang sangat bertentangan dengan AD/ART," tandas Ribut Budiono salah seorang anggota KUD Minatani.Menurut dia, yang tepat adalah memang harus dilakukan perubahan, saya sangat mendukung langkah untuk bersurat atau mendatangi Dinas Koperasi untuk menyampaikan masalah ini.

"Ya setidaknya pemerintah melalui Dinas Koperasi sebagai pembina harus mengerti bahwa ada banyak hak anggota Minatani yang dibonsai," jelas Ribut.
Rencana bersurat ke Dinas yang tembusannya ke Kementerian Koperasi akan dikirim besuk Senin ini, mendapat banyak dukungan dari anggota. (W. Masykar, bersambung)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...