// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV

 


Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengecam kecaman Presiden AS Donald Trump terhadap Paus Leo XIV atas pendiriannya mengenai konflik di Iran.

Meloni mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa ia menganggap komentar Trump tentang Paus tidak dapat diterima.

Trump menyebut Paus "lemah" dalam isu kejahatan dan senjata nuklir dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Minggu. Paus telah menjadi kritikus vokal terhadap pendekatan Trump pada Iran.

Meloni mengatakan Paus adalah kepala Gereja Katolik, dan adalah benar dan wajar jika ia menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa pernyataannya "merupakan teguran publik yang sangat jarang terhadap Trump dari Meloni, yang telah membina hubungan yang sangat dekat dengan presiden AS."

Berbicara kepada wartawan selama penerbangan ke Aljazair, Paus mengatakan bahwa ia "tidak takut pada pemerintahan Trump atau berbicara lantang tentang pesan Injil." (NHKWordk)


Paus menambahkan bahwa ia terus "berbicara dengan lantang menentang perang, berupaya mempromosikan perdamaian, dialog, dan multilateralisme di antara negara-negara untuk menemukan solusi atas masalah."

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama