TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Republik Demokratik Kongo Mengkonfirmasi Wabah Ebola Baru


© Foto AP

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Perserikatan Bangsa Bangsa melaporkan Republik Demokratik Kongo telah mengkonfirmasi wabah baru Ebola Bundibugyo di Provinsi Ituri.

Analisis laboratorium mengkonfirmasi Ebola 8 dari 13 sampel yang dikumpulkan dari kasus yang diduga terkait dengan penyakit parah dan kematian itu di zona kesehatan Mongbwalu dan Rwampara.

WHO menyebutkan, 80 kematian yang di masyarakat telah dilaporkan sejauh ini ada pasien yang menunjukkan gejala demam, nyeri tubuh, kelemahan, muntah dan, dalam beberapa kasus, pendarahan.

“WHO dengan cepat meningkatkan dukungan untuk respons yang sedang berlangsung,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Dr. Mohamed Janabi.

Uganda negara yang bertetangga dengan Kongo juga telah melaporkan satu kematian akibat Ebola Bundibugyo pada pasien dari Republik Demokratik Kongo, sementara otoritas kesehatan di sana telah mengaktifkan pengawasan dan langkah-langkah responsif. (Sumber: Sputnik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama