Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Iran Harus Meninggalkan AS Setiap Pertandingan Selesai

Mehdi Torabi mengeluarkan visa baru setelah visa sebelumnya habis masa berlakunya ketika tim Iran kembali ke Meksiko setelah pertandingan melawan Selandia Baru.

Oleh The Associated Press

Skuad Iran meninggalkan stadion beberapa jam setelah pertandingan pertama mereka di Piala Dunia berakhir di Stadion Los Angeles di AS (Frederic J Brown/AFP)

JAKARTA - Para pejabat Amerika Serikat telah mengkonfirmasi bahwa tim Iran harus meninggalkan negara itu dalam beberapa jam setelah peluit akhir pertandingan grup Piala Dunia 2026 di Los Angeles dan Seattle.

Tanggapan dari negara tuan rumah bersama Piala Dunia itu datang pada hari Selasa atas kritik penanganan visa dan masa tinggal tim Iran di AS setelah pertandingan pertama mereka.

“Kami sudah menjelaskan bahwa ini adalah prosesnya,” kata Andrew Giuliani, direktur eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, kepada kantor berita The Associated Press.

Seperti diketahui, Tim Melli (Iran) bermain imbang dengan Selandia Baru dalam pertandingan Grup G yang sarat politik di Los Angeles pada hari Senin, setelah berbulan-bulan ketidakpastian tentang partisipasi tim di Piala Dunia di tengah perang AS-Israel terhadap Iran.

Delegasi Iran meninggalkan AS beberapa jam setelah pertandingan berakhir sekitar pukul 8 malam waktu setempat (03:00 GMT) dan kembali ke markas mereka di Meksiko, yang memicu kritik terhadap penanganan visa AS karena tim tersebut tidak mendapatkan waktu istirahat sehari pun di hotel mereka.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, mengatakan setelah pertandingan timnya diperintahkan untuk meninggalkan AS dan kembali ke Meksiko hanya beberapa jam kemudian. Ghalenoei berharap timnya dapat bermalam di California untuk memaksimalkan proses pemulihan normal setelah pertandingan.

AS menghadapi penolakan lebih lanjut karena visa masuk pemain sayap Iran, Mehdi Torabi, habis masa berlakunya setelah pertandingan pertama. Para pejabat tim mengkonfirmasi pada Selasa sore bahwa mereka telah mengamankan visa masuk ganda baru yang memungkinkan dia untuk melakukan perjalanan ke AS pada pertandingan mendatang.

Mehdi Torabi, nomor 16, mendapatkan visa baru setelah visa sebelumnya habis masa berlakunya setelah pertandingan pertama (Gary Vasquez/Reuters)

“Masalah ini telah diselesaikan,” kata Departemen Luar Negeri AS.

Menurut Deplu AS, begitu mengetahui masalah tersebut, kami segera berupaya memastikan pemain tersebut dapat berpartisipasi dalam setiap pertandingan.

Giuliani mengatakan, dalam sebuah wawancara yang disiarkan Senin malam di CBS News, bahwa beberapa staf pendukung dan pejabat tim Iran ditolak masuk ke AS, tetapi semua pemain dan pelatih telah menerima visa.

Ia juga menjelaskan syarat-syarat agar tim Iran dapat masuk ke AS untuk pertandingan mereka.

“Tim akan diizinkan masuk, satu hari sebelum pertandingan, jadi sehari sebelum pertandingan. Mereka akan diminta untuk meninggalkan AS pada hari pertandingan berakhir, jadi pada malam pertandingan. Dan mereka akan dapat melakukannya lagi di Los Angeles. Mereka akan dapat melakukannya lagi di Seattle,” kata Giuliani.

Ketika ditanya mengapa beberapa staf pendukung dan pejabat tim ditolak masuk, Giuliani tidak memberikan detail lebih lanjut tetapi merujuk pada komentar sebelumnya yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri, Marco Rubio, tentang penolakan masuk bagi orang-orang yang memiliki hubungan langsung dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Sekretaris Rubio mengatakan dengan sangat jelas: Siapa pun yang memiliki hubungan langsung dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk ke Amerika Serikat, dan mereka tidak akan membiarkan Piala Dunia menjadi alasan mereka bisa masuk. Jadi saya pikir sangat jelas mengapa,” kata Giuliani.

Kapten Iran, Mehdi Taremi, mengatakan timnya menempuh perjalanan dan pemeriksaan keamanan selama lima jam, padahal biasanya perjalanan dari Tijuana ke wilayah Los Angeles sangat singkat pada hari Minggu.

“Saya pikir FIFA harus lebih membantu kami dari ini,” kata Taremi.

Sumber: Al Jazeera.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama