Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Didier Deschamps Akhiri Pengabdiannya Setelah Laga Prancis vs Inggris

Saat pelatih berusia 57 tahun tersebut bersiap untuk melakoni laga terakhirnya memimpin Prancis, skuad berharap dapat memberikan perpisahan yang manis baginya di Miami.

  • Prancis menghadapi Inggris di laga perebutan tempat ketiga pada 19 Juli pukul 04:00 (WIB)
  • Kemenangan Incar adalah perpisahan yang berkesan bagi sang pelatih di Miami Stadium
  • Akhir dari sebuah era seiring mundurnya sang pelatih legendaris seusai pertandingan

Pada 15 Agustus 2012, Didier Deschamps menjalani debutnya sebagai pelatih Prancis di Le Havre, berarti lebih dari 5.000 hari (hampir 14 tahun) telah berlalu. Pengabdian setia Deschamps untuk tim nasional akan berakhir usai laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 melawan Inggris di Miami.

Bagi sepak bola Prancis, ini adalah akhir dari sebuah era. Berbicara pada konferensi pers prapertandingan, bek Ibrahima Konate mengawalinya dengan memberikan penghormatan atas pencapaian sang pelatih.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya, stafnya, dan semua orang yang telah mendukungnya di sepanjang perjalanan bersama tim nasional Prancis, karena ini telah menjadi sebuah jalan yang panjang. Ia telah membawa begitu banyak kegembiraan bagi masyarakat Prancis," ujar bek tengah yang baru-baru ini menandatangani kontrak dengan Real Madrid tersebut.

Menurutnya, benar ada beberapa yang mengecewakan di sepanjang perjalanannya, tetapi tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah ia berikan kepada Prancis.

Prancis dan para penggemar jelas lebih memilih untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Deschamps di partai final. Namun, mereka harus puas dengan laga perebutan medali perunggu. Meski begitu, di tengah bayang-bayang mengecewakan akibat kekalahan 2-0 dari Spanyol di semifinal, skuad Prancis bertekad kuat untuk membuat pelatih mereka bangga.

“Kami memang tidak menghadiri pertandingan yang kami harapkan, tetapi kami masih memiliki satu laga untuk dimainkan dan tugas yang harus dituntaskan,” ungkap Deschamps kepada para wartawan.

Menurutnya, ketika mengenakan jersey Prancis, bukan sekadar tentang apa yang diperoleh, melainkan tentang apa yang diberikan sebagai balasan. Itulah standar yang ia tetapkan untuk diri sendiri.

"Untuk staf saya, dan juga untuk para pemain. Kami memiliki tanggung jawab terhadap setiap penggemar Prancis yang telah mengikuti kita dan berbagi dalam setiap momen suka maupun duka." ujar Deschamps.

Kemenangan di Miami Stadium akan membuat Les Bleus finis di posisi tiga besar Piala Dunia untuk ketujuh kalinya. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, mereka harus menyalakan kembali semangat juang bertanding.

Inggris, yang telah mengincar hadiah tertinggi di dunia sepak bola sejak terakhir kali memenangkannya pada tahun 1966, juga harus bangkit kembali setelah menelan kekalahan menyesakkan 2-1 dari Argentina di semi final.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama