Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru Buka Pelatihan dan Sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi


BARRU (wartamerdeka,info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H.,M.Si., secara resmi membuka Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Supervisor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi di Baruga Pettu Adae MPP Lantai VI, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar dengan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Barru. 

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi sekaligus memperkuat penerapan budaya K3 di Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar atas sinergi dengan Dinas PUTRPKP dalam meningkatkan kapasitas SDM sektor konstruksi.

"Pemerintah Kabupaten Barru terus memacu akselerasi pembangunan infrastruktur. Namun keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya hasil bangunan, melainkan juga dari proses pelaksanaannya yang aman, tertib, dan mengutamakan keselamatan pekerja," ujar Andi Ina.

Ia menegaskan sektor konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Karena itu, penerapan K3 bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan kewajiban hukum dan investasi penting untuk mencegah kerugian material maupun korban jiwa.

"Saya tidak menginginkan kecelakaan kerja terjadi di Kabupaten Barru. Satu nyawa masyarakat sangat berharga. Budaya keselamatan kerja harus menjadi komitmen bersama," tegasnya.


Bupati mengingatkan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). 

"Sertifikasi tidak boleh dipandang formalitas. Harus benar-benar mencerminkan kompetensi tenaga kerja di lapangan," katanya.

Andi Ina berharap pelatihan ini melahirkan tenaga konstruksi lokal yang profesional, memiliki kemampuan teknis, serta memahami mitigasi risiko di setiap pekerjaan konstruksi.

Kepada peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang kompetitif.  

"Kalian adalah pionir yang akan mengawal terwujudnya budaya zero accident di Kabupaten Barru. Terus tingkatkan kompetensi agar mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih luas," pesannya.

Bupati juga meminta Dinas PUTR Perkim menjadikan program peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi sebagai agenda tahunan untuk mencetak tenaga kerja lokal yang tersertifikasi.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Barru untuk terus membuka peluang investasi guna memperluas lapangan kerja.  

"Kami ingin anak-anak muda Barru dapat bekerja di daerahnya sendiri, dekat keluarga, dan menjadi bagian dari pembangunan daerah," ungkapnya.


Sebelumnya, perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ir. Muh. Irwan Amin, ST.M.Si., menjelaskan pemerintah kabupaten memiliki kewenangan dalam pengawasan pengelolaan sumber material konstruksi. 

Pengawasan juga harus memperhatikan kesesuaian fungsi bangunan, umur rencana, kapasitas, beban, dan pemeliharaan agar infrastruktur memberi manfaat optimal dan berkelanjutan.

Ia berharap Tim Jasa Konstruksi Kabupaten Barru terus berkembang menjadi tim profesional yang mendukung pembangunan nasional, khususnya di Barru.

Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar juga mengapresiasi Pemkab Barru atas sinergi penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi ini.  

"Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata, berjalan lancar, dan semakin memperkuat budaya keselamatan serta profesionalisme di sektor jasa konstruksi," tutupnya.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama