![]() |
| Foto AP / Zachary Pearson/Angkatan Laut AS |
JAKARTA (wartamerdeka) - Amerika Serikat tidak memiliki hak lintas melalui Selat Hormuz ataupun akses ke Teluk Persia dan Teluk Oman, sementara kendali atas Hormuz merupakan syarat mutlak untuk mengakhiri konflik militer dengan Washington.
Hal tersebut disampaikan Komandan Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, pada hari Minggu (16/8/2026).
"Pasukan AS telah diusir dan tidak lagi diizinkan memasuki Teluk Persia, Teluk Oman atau Selat Hormuz. Semua pihak harus memahami bahwa pangkalan-pangkalan Amerika tidak akan pernah bisa kembali ke kondisi semula dan Iran tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi," kata Hatami sebagaimana dikutip oleh lembaga penyiaran negara Iran, IRIB.
Ia juga menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan peluang geopolitik bagi Iran dan situasi di jalur perairan tersebut tidak akan pernah kembali seperti sedia kala.
"Daya tawar ini (Selat Hormuz) adalah salah satu syarat mutlak untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat," tambah Hatami.
Sumber: Sputnik
