Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru Perkenalkan “Pendekar-Pendekar” Pemkab kepada Kapolres Barru


BARRU (wartamerdeka.info) - Ada pesan kuat di balik suasana santai dan penuh keakraban dalam Malam Ramah Tamah dan Lepas Sambut Kapolres Barru di Halaman Rumah Jabatan Bupati Barru, Sabtu malam (26/9/2026).

Di hadapan Kapolres Barru yang baru, AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara khusus memperkenalkan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur pemerintahan daerah yang akan menjadi jejaring penting dalam membangun sinergi dengan kepolisian.

Dengan gaya khasnya yang cair, Bupati menyebut jajaran tersebut sebagai “pendekar-pendekarnya Ibu Bupati.”

“Kita di sini untuk memperkenalkan teman-teman yang ada di OPD, supaya nanti Pak Kapolres bisa bersinergi di lapangan,” ujar Andi Ina.

Bagi Bupati, perkenalan itu bukan sekadar seremoni. Ada pesan kerja yang ingin disampaikan kepada Kapolres baru: koordinasi pemerintahan tidak berhenti di meja Bupati atau Wakil Bupati, tetapi harus bergerak hingga ke perangkat daerah dan lini pelayanan paling dekat dengan masyarakat.


“Kalau misalnya tidak ada Ibu Bupati di tempat, ini pendekar-pendekarnya Ibu Bupati,” katanya disambut suasana akrab.

Jajaran tersebut berada dalam koordinasi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang bersama Sekretaris Daerah A. Syarifuddin. Mereka menjadi bagian dari mesin pemerintahan yang bekerja setiap hari menangani berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati memperkenalkan para pimpinan OPD, kepala dinas, unsur struktural dan fungsional Pemerintah Kabupaten Barru. Perkenalan juga mencakup Direktur RSUD La Patarai, para kepala bagian, camat, lurah, kepala desa hingga kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Barru.

Menurut Andi Ina, seluruh unsur tersebut memiliki tugas, kewenangan dan wilayah kerja masing-masing. Karena itu, mereka harus saling mengenal dan mampu membangun komunikasi ketika berhadapan dengan persoalan masyarakat yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

“Kapolres tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan hanya dengan Bupati. Ada banyak persoalan di lapangan yang membutuhkan komunikasi langsung dengan OPD, camat, lurah, kepala desa maupun unit pelayanan,” pesan yang tersirat kuat dari perkenalan tersebut.

Bagi AKBP Suryo Wibowo, yang baru memulai tugas sebagai Kapolres Barru, momen itu menjadi semacam peta awal jejaring kerja pemerintahan daerah.
Siapa yang harus dihubungi ketika terjadi persoalan kesehatan masyarakat, siapa yang berkoordinasi ketika menyangkut wilayah kecamatan dan desa, serta siapa yang memiliki kewenangan ketika persoalan membutuhkan penanganan lintas sektor.

Bupati ingin memastikan komunikasi tidak berhenti pada level Forkopimda.
Sinergi harus turun ke lapangan—menyentuh OPD, kecamatan, kelurahan, desa hingga unit pelayanan masyarakat.
Sebab, berbagai persoalan di tengah masyarakat tidak selalu mengenal batas kewenangan. Persoalan keamanan bisa bersentuhan dengan kesehatan, sosial, pemerintahan desa, ketertiban umum maupun pelayanan publik.

Di situlah pentingnya jejaring koordinasi.
Malam itu, suasana kekeluargaan juga terasa ketika Bupati menyapa para tamu dari unsur DPRD, perbankan dan berbagai lembaga yang hadir. Ketua DPRD Barru yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan turut disebut dan didoakan agar segera diberikan kesembuhan.

Namun, di balik suasana hangat tersebut, terselip pesan yang sangat jelas kepada Kapolres baru:
AKBP Suryo Wibowo tidak datang ke Barru untuk bekerja sendirian.
Ada pemerintah daerah. Ada OPD. Ada camat, lurah, kepala desa, kepala puskesmas dan seluruh perangkat pemerintahan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Mereka adalah jejaring kerja yang harus saling mengenal, saling menghubungi dan saling menguatkan.
Karena itu, perkenalan “pendekar-pendekar Pemkab Barru” bukan sekadar bagian dari acara lepas sambut.

Di balik canda Bupati, ada pesan serius: ketika persoalan muncul di lapangan, jangan menunggu masalah membesar baru berkoordinasi.
Bangun komunikasi sejak awal. Kenali mitra kerja. Pastikan siapa yang bergerak dan siapa yang memiliki kewenangan.

Pergantian Kapolres memang menghadirkan pemimpin baru di tubuh kepolisian Barru. Namun, jejaring sinergi pemerintahan tetap harus berjalan.
AKBP Suryo Wibowo datang membawa tongkat komando baru.

Dan malam itu, Bupati Andi Ina seolah menyerahkan sebuah pesan sekaligus memperkenalkan “pasukannya”:
Inilah orang-orang yang akan menjadi mitra Anda dalam menjaga Barru, melayani masyarakat dan menyelesaikan persoalan di lapangan.

Bupati memperkenalkan orang-orangnya. Kapolres mengenali mitra kerjanya.
Dari halaman rumah jabatan itu, sinergi Barru kembali ditegaskan—bukan sekadar untuk duduk bersama, tetapi untuk bergerak bersama.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama