Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, Lapas Muara Enim Tingkatkan Pelayanan Publik


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -  Untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim kini terus meningkatkan Pelayanan Publik di dalam Lapas kelas llB Muara Enim Sumsel. Seperti yang dilakukan pada hari ini, Jum'at (14/06/2019).

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menerangkan tentang prinsip-prinsip pemerintahan yang baik yang merupakan efektivitas fungsi-fungsi pemerintahan itu sendiri.

Pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintahan yang efektif dapat memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia, mempromosikan kemakmuran ekonomi, kohesi sosial, mengurangi kemiskinan, meningkatkan perlindungan lingkungan, bijak dalam pemanfaatan sumber daya alam, memperdalam kepercayaan pada pemerintahan dan administrasi publik.

Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat, Amd.IP, SH, MM mengatakan bahwa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah pelayan bagi masyarakat.

“Kepercayaan publik, adalah unsur yang sangat penting dalam membangun masyarakat madani," ujarnya.

Di Lapas sendiri, ada dua perspektif masyarakat yaitu Masyarakat pada umumnya dan Masyarakat Dalam, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim.

"Tentu hal tersebut membutuhkan treatmen yang berbeda,” Tukas Hidayat.

Untuk masyarakat Dalam, yaitu Warga Binaan. Lapas muara Enim menjalankan program-program pembinaan, baik pembinaan mandiri maupun pembinaan kepribadian yang juga banyak menggandeng  instansi lain dalam optimalisasi pembinaan WBP.

“Lapas Muara Enim juga menyediakan Layanan Mandiri (Self Service) bagi Warga Binaan yaitu sebuah layanan yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan untuk melihat data-data mereka mulai dari waktu MAsa Pidananya, Putusan Pengadilannya, dan lain sebagainya” tambahnya.

Sedangkan untuk masyarakat pada umumnya, Lapas Muara Enim memberikan kemudahan-kemudahan dalam berkunjung, fasilitas yang berbasiskan HAM, Transparansi, Akuntabilitas, dan memberikan akses bagi masyarakat sebagai kontrol terhadap kinerja petugas Lapas Muara Enim dengan adanya Layanan Pengaduan bagi masyarakat

“Semua hal tersebut tentunya juga mempertimbangkan keamanan dan ketertiban Lapas Muara Enim sendiri,"  tutup Hidayat. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama