Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Usai Dilantik, Kapolri Jenderal Idham Azis Kunjungan Pertama Ke Panglima TNI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Dengan begitu, Idham resmi menyandang jenderal bintang empat.

Usai dilantik, Kapolri Idham Azis langsung melakukan pertemuan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Kegiatan untuk silaturahmi ke tempat Panglima TNI," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Dedi menjelaskan, pertemuan itu sekaligus untuk semakin menguatkan sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

"Dalam rangka memperkuat sinergitas dan menjaga keamanan dalam negeri guna keberlangsungan pembangunan menuju Indonesia maju," ucap Dedi.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri dan akan terus melanjutkan sinergitas TNI dan Polri yang telah terjalin dengan baik untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Idham Azis sendiri sebelumnya sudah melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR. Hasil tes tersebut juga telah disahkan dalam rapat paripurna DPR.

Idham Azis merupakan pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988.(A/Bidhum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama