TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Lamongan Tebar Ratusan Ribu Benih Rajungan


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Pemkab Lamongan bersama Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara melakukan restocking rajungan dengan menebar 200 ribu benih rajungan (Crab Seed) di perairan pantai Desa Kemantren Kecamatan Paciran, Selasa (3/3).

Menggunakan perahu, ratusan ribu benih itu ditebarkan oleh Bupati Fadeli bersama Kabag TU BBPBAP Jepara Hasan Rosyadi.
Bupati Lamongan, Fadeli menyebut kegiatan restocking ini, pertama di Lamongan untuk menjaga kelestarian populasi rajungan.

"Kami sangat mengapresiasi BBPBAP Jepara yang hari ini bersama-sama melakukan restocking rajungan. Tangkapan rajungan nelayan Lamongan selama ini dikenal cukup tinggi. Semoga bisa menjaga ketersediaan populasi rajungan, " ujarnya.


Dia berharap kegiatan budi daya yang sudah sukses dilakukan di (BBPBAP) Jepara, bisa diterapkan di Lamongan. Dengan memberikan pembelajaran dan pelatihan budi daya.

Sementara Hasan Rosyadi melihat peluang besar perairan Kemantren untuk dikembangkan berbagai budi daya. Tidak hanya rajungan, namun juga kerang.
Karena menurutnya perairan Kemantren terlihat sangat subur.

Dia menjanjikan akan membantu pembelajaran budi daya untuk nelayan Kemantren.

Data Dinas Perikanan Lamongan menunjukkan, produksi rajungan di Lamongan selama tahun 2019 mencapai 205, 2 ton. Sebanyak 82.800 kilogram diantaranya dihasilkan oleh nelayan Kemantren.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama