TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Gedung SMKN 1 Tappalang Barat Rusak Berat, Tapi Sang Kepsek Sjahrir Tamsi Tetap Peduli Kepada Korban Gempa

Kepala Sekolah SMKN 1 Tappalang Barat Sjahrir Tamsi (kiri) memberikan batusn kepada korbsn gempa

MAMUJU (wartamerdeka.info) - Gempa di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) telah menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan. Sekitar 8.000 rumah warga di Kota Mamuju, yang merupakan ibu kota Sulbar, dinyatakan rusak akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah itu pada Jumat (15/1) dua pekan lalu.

Salah satunya yang mengalami kerusakan cukup berat adalah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) 1 Tapalang Barat Kabupaten Mamuju.

Kepala Sekolah SMKN 1 Tappalang Barat Sjahrir Tamsi kepada wartamerdeka.info, Jumat (29/1/2021) mengungkapkan,  beberapa ruang sekolah yang dipimpinnya mengalami kerusakan parah.

Sjahrir mengatakan efek dari gempa beberapa hari lalu membuat sebagian besar ruangan kelas serta ruangan lab mengalami rusak berat.

“Ada empat ruangan laboratorium beserta kelengkapan rusak dan tidak bisa dipakai lagi, seperti komputer karena berjatuhan ke lantai dan pecah,” ujarnya.

Demikian pulan kantor, kondisinya retak dan bagian dalamnya turun. Kemudian belasan ruang kelas nyaris rusak total.

Namun di tengah keadaan bangunan sekolah yang dipimpinnya kini tengah dalam keprihatinan, Sjahrir ternyata sangat peduli terhadap para korban gempa yang kini masih harus bertahan di tempat pengungsian. 

Banyak bangunan roboh dan rusak berat akibat gempa Sulbar

Sjahrir Tamsi bersama timnya tanpa kenal lelah berusaha menggalang bantuan bagi para korban tersebut.

Didampingi Ketua Komite Sekolah Jalaluddin Jadin dan Binmas Tappalang Barat Briptu Munawir, Sjahrir pada Senin (26/1/2021) menyalurkan paket bantuan kemanusian berupa tenda, sembilan bahan Pokok (Sembako) dan pakaian. 

Menurut Sjahrir, bantuan kemanusiaan yang dibagikan kepada masyarakat merupakan pastisipasi dari berbagai mitra kerja.

”Bantuan itu adalah hasil partisipasi dari berbagai pihak, dan bekerja sama dengan kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa,” kata Sjahrir.

Ia berharap semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban dari saudara kita yang menjadi korban gempa. (Aris)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama