Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Manunggal Dengan Rakyat, Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Pemakaman Warga


BENGKAYANG (wartamerdeka.info) - Sebagai wujud Kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Koki Jagoi Babang Lama membantu prosesi pemakaman warga di Desa Jagoi Babang, Kec. Jagoi Babang Kab. Bengkayang, Kalbar.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pada Senin (4/1/2021) dini hari, warga Desa Jagoi Babang, Ibu Lusianatini meninggal dunia karena sakit. Mendengar kabar duka tersebut, personel Pos Koki Jagoi Babang Lama dipimpin Serda Gamaliel bergegas menuju rumah duka untuk membantu prosesi pemakaman Almarhumah Ibu Lusiantini.

“Untuk meringankan beban keluarga serta ikut berbela sungkawa, personel Satgas pun ikut membantu proses pemakamannya dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Dansatgas juga menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Semoga almarhumah senantiasa diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Sementara itu, Kapten Inf Supriyo selaku Komandan Pos (Danpos) Jagoi Babang Lama mengatakan bahwa kehadiran personel Satgas semata-mata untuk membantu meringankan beban keluarga yang berduka. “Kami ikut mengantarkan jenazah yang akan dimakamkan, sebagai bentuk empati dan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, sehingga akan selalu terwujud hubungan serta komunikasi yang baik,” tuturnya.

Bapak Adik selaku suami dari Almarhumah Ibu Lusianatini mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang telah membantu proses pemakaman keluarganya. “Terima kasih kepada bapak TNI atas kepedulian dan bantuannya, yang telah membantu proses pemakaman almarhumah istri saya dari awal hingga akhir,” ucapnya. (Pen Satgas Yonif 642).

Posting Komentar untuk "Manunggal Dengan Rakyat, Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Pemakaman Warga"