TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dampak Covid 19, Semakin Banyak Pengusaha Kuliner Di Tasikmalaya Yang Gulung Tikar


TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Terdampak covid - 19 sejumlah usahawan di kota Tasikmalaya menutup usahanya.  Pasalnya pendapatan dan pengeluaran operasional tidak sebanding hampir terhitung rugi 80%.

Tercontohkan oleh pengusaha cafe,yang mengeluhkan turunnya para pengunjung secara drastis, sehingga pendapatanpun merugi,sedangkan operasional per hari harus tetap ada.

"Saya sudah memangkas setengah dari karyawan yang ada, dengan tujuan untuk meminimalisir pengeluaran,agar usaha tetap jalan, tapi tetap tidak terjangkau, akhirnya saya menutup usaha ini," kata Adi Nugroho, Pengusaha Cafe saat diwawancarai, Rabu ( 31/3/2021).

Adi berharap supaya pemerintah memberikan tambahan batasan waktu operasional kepada para pengusaha kuliner khususnya, agar geliat perekonomian bisa bangkit kembali.

"Lesunya bisnis kuliner ini sudah terasa sejak covid setahun yang lalu, hingga kini malah semakin parah saja," ujarnya.(H.Adam) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama