Langsung ke konten utama

Optimalisasi Peran Masyarakat, Kapolres Lampura Kukuhkan Da'i Kamtibmas

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Sebagai langkah Polres Polres Lampung Utara dalam terciptanya Kamtibmas dengan melibatkan peran serta masyarakat melalui dakwah-dakwah Kepolisian Resor Lampung Utara (Polres) mengukuhkan 23 Da’i Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas)  se-Kabupaten setempat, Rabu (31/3/2021).

Pengukuhan di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. didampingi Kasat Binmas Iptu Edy Juarsyahidin dengan dihadiri oleh 23 Da’i Kamtibmas perwakilan dari 23 Kecamatan di Kab. Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. mengatakan, Da’i Kamtibmas adalah mitra Polri dimana memberikan ceramah kepada masyarakat yang bersifat positif sehingga bilamana ada suatu permasalahan dapat memberikan arahan kepada masyarakat bagaimana tentang islam yang rahmatan lilallamin dan bagaimana islam yang menyejukan.

"Dai Kamtibmas merupakan Kiyai, Ustad, Guru, Tokoh Agama dan ulama yang mampu memberikan dakwah atau siraman rohani agama terkait kamtibmas untuk meningkatkan partisipasi,kesadaran hukum serta ketaatan masyarakat terhadap hukum," kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, Terkait paham radikalisme dan terorisme disini juga bagaimana peran aktif tokoh agama di masyarakat untuk membantu tugas kepolisian dalam menangani paham radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu,Kapolres berharap Dai Kamtibmas bisa menjadi ujung tombak dalam menangkal aktivitas yang merongrong ketertiban masyarakat.

"Saya selaku Kapolres Lampung Utara berharap dengan adanya Da’i Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Lampung Utara dapat menemukan solusi yang tepat guna mengantisipasi dan menanggulangi permasalahan yang akan memecah persatuan dan kesatuan NKRI," ujar AKBP Bambang Yudho.(yoke)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...