TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jalan-Jalan Protokol Dan Tempat Keramaian Di Kota Tasikmalaya Disemprot Disinsfektan

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -  Polres Tasikmalaya Kota kembali menurunkan mobil penyemprot (water cannon) untuk melakukan penyemprotan jalan jalan dan tempat keramaian di kota Tasikmalaya dengan menggunakan disinsfektan, Minggu (4/7/2021).

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan menekan penyebaran virus covid-19 yang terbilang semakin meningkat. 

Di hari kedua pelaksanaan PPKM ini, semua pertokoan lengang karena semua  tempat keramaian di kota Tasikmalaya, seperti sepanjang jalur HZ Mustafa, Taman kota, jalur dua cibaregbeg( jalan terusan dari wilayah HZ Mustafa Padayungan), bahkan sekeliling Kota Tasikmalaya semua disemprot disinfektan hari ini.

Jalan-jalan itu banyak dilintasi masyarakat setiap harinya.

Tim gabungan yang terlihat melaksanakan penyemprotan ini, diantaranya para Anggota Polres Tasikmalaya kota, TNI,  Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta BPBD 

Sementara di lokasi jl Hz Mustafa nampak seorang ibu sedang memperhatikan penyemprotan. Dia baru tahu lagi tentang adanya penyemprotan jalan jalan protokol.

"Saya sangat setuju sekali dengan kebijakan pemerintah untuk menekan wabah covid 19, malah kita harus berterimakasih kepada Pemerintah pusat ataupun Daerah yang  telah melakukan upaya dalam melindungi masyarakat dari pandemi covid ini," ujar Nurhayati (46) seorang warga yang sedang aktivitas lari pagi.(H Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama