Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


Pak Yes Berangkatkan Peserta PON XX Papua

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Sejumlah 12 peserta PON (Pekan Olahraga Nasional) XX Papua terdiri dari 6 orang atlet, 1 orang mekanik, 4 orang pelatih, dan 1 orang wasit juri yang tergabung dalam Kontingen Jawa Timur delegasi Kabupaten Lamongan, Minggu (19/9), dilepas oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi secara virtual melalui platform zoom meeting.

Delegasi Lamongan yang dikirim mengikuti PON XX Papua ini diharapkan mampu memperkuat Kontingen Jawa Timur di cabang olah raga bermotor, bola tangan, panahan, panjat tebing, gulat, aeromodelling, pencak silat, renang, dan catur.

Selain menyapa satu per satu atlet, mekanik, pelatih, dan wasit juri asal Kabupaten Lamongan, Pak Yes juga memberikan motivasi untuk meningkatkan semangat para peserta. Dia berharap, atlet-atlet Lamongan terus menjaga prestasi, bahkan dapat kembali pulang sebagai juara dan membawa medali.

"Beberapa kali Lamongan  sudah menjuarai cabang olah raga, untuk itu jaga prestasi ini, jaga kebiasaan-kebiasaan ini, jaga tradisi ini, atlet-atlet dari Lamongan nanti pulang membawa prestasi, pulang bawa medali. Yang penting siap dulu, dan harus semangat, kemudian berpikir untuk menang, terus konsentrasikan pikiran untuk menang. Karena dengan apa yang kamu pikirkan, maka nanti akan didorong untuk menjadi kenyataan, untuk menjadi pemenang, berprestasi, dan mendapatkan medali," kata Pak Yes.

Bupati mendukung penuh peserta delegasi Lamongan untuk berjuang dan berkompetisi dalam PON XX Papua. Selain memberikan do'a dan dukungan, juga memberikan uang saku ke para peserta delegasi asal Lamongan.

"Sekali lagi ingat, kalian semuanya tidak hanya membawa nama Lamongan, tapi juga Jawa Timur, sekaligus membawa prestasi diri masing-masing. Terima kasih, semangat, saya selalu berdoa untuk kalian semua. Tetap semangat, jaga diri, dan jaga kesehatan masing-masing," pungkas Pak Yes, optimis.(Mas)

Posting Komentar untuk "Pak Yes Berangkatkan Peserta PON XX Papua"