TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Seluruh SD dan SMP Di Kab. Purwakarta Serentak Menanam Pohon Bambu

PURWAKARTA (wartamerdeka.info) - Dalam rangka membangun keseimbangan ekosistem lingkungan serta merawat dan melestarikan kekayaan alam, untuk memberikan pembelajaran yang aplikatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta secara serentak melakukan gerakan menanam pohon bambu dihalaman seluruh sekolah SD dan SMP di wilayah Kab.Purwakarta 

Gerakan menanam pohon bambu tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Nomor 522.21/2927/Disdik Tanggal 30 Agustus 2021 tentang Himbauan Penanaman Pohon Bambu di Satuan Pendidikan, yang dilaksanakan secara serentak, Rabu (8/9/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Dr. Purwanto, M.Pd di sela kegiatan mengatakan, Indonesia adalah negara kaya raya, berbagai jenis bambu ada di negara ini. Menurut literatur ada 88 jenis bambu endemik di indonesia dari 159 spesies, 125 spesies ada di Indonesia. 

Bambu-bambu ini harus dikonservasi dikenalkan pada generasi penerus bangsa. Maka sekolah adalah lembaga yang paling tepat apalagi di Purwakarta sekarang sedang mengembangkan program Tatanen di Bale Atikan.

"Program tersebut berorientasi pada membangun kesadaran ekologis peserta didik agar bisa hidup secara harmoni dengan seisi bumi," ujar Ka Disdik

H.Purwanto juga menjelaskan, bambu bagi budaya Sunda mempunyai filosofi kehidupan bahwa semakin menua semakin merunduk dan mau melepas segala atribut dirinya dalam menuju kesejatian. Bambu akan terus melepas kelopak atau baju yang menutupi ruas-ruasnya ketika menua.

"Bambu memiliki multi manfaat untuk kehidupan selain ekonomis, estetis juga punya fungsi kesehatan. Bambu mampu memfilter polusi udara menyaring racun-racun yang berbahaya bagi kehidupan. Sekolah-sekolah akan terasa sejuk dan teduh jika ada pohon bambunya hingga bisa mencukupi oksigen bagi warga sekolah," pungkas H.Purwanto.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama