Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Vaksinasi Merdeka Bagi Rumah Ibadah Dan Ponpes Di Barru Dipusatkan Di PP DDI Soppeng Riaja

BARRU (wartamerdeka.info) - Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka untuk Rumah Ibadah dan Ponpes secara nasional dibuka Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo turut dihadiri Bupati Barru dan Kapolres Barru Via Teleconfrence. 

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal (Pol)  Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka diseluruh Pondok Pesantren (Ponpes)  dan Rumah Ibadah  secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021).

Di Kabupaten Barru sendiri peninjauan vaksinasi dari Jokowi melalui teleconfrence dipusatkan di Aula Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru.

Bupati Barru  Ir. H. Suardi Saleh, M.Si bersama Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono Irianto, S.IK, MM didampingi Pimpinan Pondok Pesanteren DDI Mangkoso Prof. DR. H.M Faried Wajdy, MA. memantau langsung pelaksanaan vaksinasi ini.

Turut dihadiri Ketua DPRD Barru, Lukman T, Wakil Bupati Barru Kompol Purnawirawan Aska Mappe, Kepala Kantor Kementerian Agama DR Dr H. Jamaruddin, M.Ag, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Barru dr. Amis Rifai, M.Kes. Dandim 1405/Parepare diwakili anggota Koramil Soppengriaja, Serma Bamba Rio.

Dalam arahannya Jokowi memastikan vaksinasi untuk pesantren dan rumah ibadah berjalan lancar sesuai target.

Kegiatan vaksinasi diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren. Jokowi dan Listyo Sigit P, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka rumah ibadah dan Ponpes di Seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan ini, Jokowi turut mengapresiasi antusias masyarakat mengikuti vaksinasi termasuk menyisir santri Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah.

Vaksinasi Merdeka secara serentak untuk pesantren dan rumah ibadah merupakan sinergias Polri dan Staf Khusus Kepresidenan.  (hms/syam)

Posting Komentar untuk "Vaksinasi Merdeka Bagi Rumah Ibadah Dan Ponpes Di Barru Dipusatkan Di PP DDI Soppeng Riaja"