Dampak Pembangunan SMKN Maritim, Jalan Akses Masuk Rusak Parah, Bahayakan Warga

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Sejak dibangun SMK Negeri Maritim di wilayah kelurahan Brondong, terutama jalan akses masuk rusak parah sehingga mengganggu kegiatan warga. Apalagi saat musim hujan seperti ini, jalan  di didepan lokasi bangunan membuat warga yang tinggal di kawasan itu, sambat. 

Padahal pembangunan SMKN Maritim sudah berjalan 3 tahun ini, seharusnya jalan  didepan bangunan yang merupakan kawasan akses keluar masuk warga menjadi prioritas, tidak dibiarkan rusak yang berakibat membahayakan warga saat melintas di areal tersebut. Kegeraman warga, bukan hanya diekspresikan di medsos, tapi menjadi buah bibir di sejumlah tempat tertentu, seperti saat kumpulan atau bahkan di kedai kedai kopi. 

"Harusnya jalan di depan sekolahan itu menjadi prioritas, soalnya itu kan jalan utama warga brondong, kalau di biarkan seperti itu, kan membahayakan," ujar salah seorang warga sambil menggerundel saat melintas di jalan itu. 

Padahal, pembangunan sekelas SMKN Maritim, harus mendapat dukungan warga bukan malah merugikan warga. 

"Jalan rusak dibiarkan rusak, sedangkan kegiatan pembangunannya sendiri tidak melibatkan warga setempat, kapan sosialisasinya?," timpal warga lainnya. 

Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Wachid Wahyudi, melalui Kabid Pembinaan SMK Kurniawan, berkali kali dihubungi wartamerdeka.info, melalui saluran WA atau lainnya, belum pernah merespon. (Mas)

1 komentar untuk "Dampak Pembangunan SMKN Maritim, Jalan Akses Masuk Rusak Parah, Bahayakan Warga"