Seru... Agustusan Di Markas MIO Johar Baru, Dimeriahkan Juga Kehadiran Seorang Brigjen TNI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Komunitas warga Jalan Teladan dan Jalan Patung, Johar Baru, Jakarta Pusat, memperingati  Agustusan dengan menggelar berbagai perlombaan tradisional.

Warga, tua muda, anak-anak,  kaum bapak dan kaum ibu, dengan antusias dan riang mengikuti acara.                       

Menurut Suhendi, ketua panitia, kegiatan ulang tahun Kemerdekaan RI ke 77 ini, yang digelar di dekat markas Perkumpulan Media Independen Online (MIO Indonesia ini,  merupakan momen untuk merekatkan kembali silaturahmi  warga. 

"Karena selama 2 tahun saat pandemi, kita jarang berkumpul secara fisik," ujarnya                     

Ke depan, tambah Suhendi yang juga Ketua Rt 11/04, Johar Baru, aktifitas dan kegiatan warga akan semakin ditingkatkan, baik yang berbentuk sosial dan keagamaan, juga kenyamaan.

"Insya Allah kami akan memasang CCTV di kawasan jalan Patung dan jalan Teladan," tandasnya                

Arisan warga kembali akan digulirkan disamping rencana rekreasi keluar kota. 

Ketua Panitia Suhendi yang juga Ketua RT 11/04, Johar Baru

Pada kesempatan tersebut juga hadir tokoh masyarakat setempat diantaranya Direktur Pelayanan RSPAD, Brigjen TNI Dr A Hamid.        

Dokter ahli penyakit dalam yang masih mengenakan pakaian dinas karena usai menghadiri peringatan detik-detik proklamasi di Istana Negara ini ikut berbaur bersama warga. 

Tanpa memberikan waktu untuk ganti baju dinas, bersama sang istri Dokter Fat, dia didaulat warga  dan larut dalam kegiatan serta  ikut berbagai perlombaan kaum bapak.                      

Hamid yang berpenampilan kalem pun, tak canggung.       

Ia berharap silaturahmi warga makin ditingkatkan.             

"Roh kemerdekaan adalah momen sakral, sebaliknya buat warga, seberapa kecil pun lingkupnya, akan menggelitik rasa kebanggaan, kebersamaan sesama anak bangsa," ujar Hamid (Fik)

Posting Komentar untuk "Seru... Agustusan Di Markas MIO Johar Baru, Dimeriahkan Juga Kehadiran Seorang Brigjen TNI"