Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pelayanan BPKB di Polda Metro Jaya Kini Lebih Cepat

Penulis: Aris Kuncoro dan Badar Subur


Jangan sungkan-sungkan melakukan pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sendiri. Karena sekarang mengurus BPKB tak lagi ‘’serumit’’ dulu, baik untuk pengurusan BPKB baru, balik nama maupun mutasi. Malah, sekarang dalam pengurusan BPKB itu cenderung lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Terlebih lagi sejak kantor pelayanan pengurusan BPKB ini menempati gedung yang baru selesai direhab, di area markas Polda Metro Jaya.

Seorang warga yang sedang mengurus BPKB untuk kendaraan baru, ketika ditemui di kantor pelayanan BPKB Polda Metro Jaya, kemarin, mengungkapkan, sekarang dalalm pengurusan BPKB malah terkesan lebih nyaman. ‘’Bagaimana tidak nyaman, sekarang kan ruangannya tidak panas. Karena gedungnya pakai AC. Kalau dulu, wah, kita bisa pingsan, karena ruangannya panas,’’ujar Widodo (34) yang mengaku tujuh tahun lalu juga pernah mengurus balik nama BPKB untuk mobil yang baru dibelinya dan sekarang dia sedang mengurus BPKB sepeda motor yang juga baru dibelinya, sehingga dia bisa membandingkan pelayanan dulu dan sekarang.

Menurutnya, pelayanannya sekarang juga lebih cepat. Kalau dulu ketika dia mengurus balik nama BPKB, sampai selesai bisa makan waktu hingga dua minggu lebih. Sekarang, rata-rata satu hari sudah bisa selesai.

‘’Udah begitu, kita sekarang juga lebih nyaman ngurus sendiri. Kalau dulu, kita mengurus BPKB sendiri, dilayaninya lebih lama dibandingkan kalau lewat calo atau biro jasa. Tapi sekarang, kita mengurus BPKB sendiri, dilayani lebih baik oleh petugas, sehingga saya tak perlu memakai jasa dari biro jasa,’’ujar Widodo yang tinggal di bilangan Pasar Minggu.

Seorang warga lain, Edo (42), karyawan dealer mobil yang sedang mengurus BPKB baru untuk mobil juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, sekarang dia mengurus BPKB baru butuh waktu antara satu atau dua hari. ‘’Kalau dulu bisa sampai dua atau tiga bulan,’’ujarnya.

Dari berbagai informasi yang diterima dari kalangan masyarakat yang mengurus BPKB di Polda Metro Jaya, sejak adanya komputerisasi secara online dalam pengurusan BPKB di Polda Metro Jaya memang cenderung lebih praktis dan cepat. Bahkan mengurus BPKB untuk kendaraan yang mutasi, menurut mereka sekarang selesai dalam sehari.

Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dalam pengurusan BPKB di Polda Metro Jaya ini, tentu saja tak lepas dari kepemimpinan Kasie BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol. Drs. Anak Agung Made Sudana, SIK yang tak segan-segan pulang hingga melewati jam kantor, agar bisa melayani masyarakat dengan baik dalam pengurusan BPKB.

Di Polda Metro Jaya, sangat banyak BPKB yang harus diurus tiap harinya. Menurut petugas di kantor pelayanan BPKB, dalam sehari untuk pengurusan BKPB baru rata-rata mencapai 3000 buah. Untuk pengurusan balik nama BPKB sekitar 200-300 buah, dan untuk pengurusan BPKB kendari yang mutasi antara 150-200 buah dalam sehari. Jadi, memang bisa dibayangkan bagaimana sibuknya para petugas pelayanan pengurusan BPKB ini.

Kompol. Drs. Anak Agung Made Sudana, SIK yang ditemui di sela-sela kesibukannya, mengakui, banyaknya pengurusan BPKB itu. Bahkan, kadang-kadang jumlahnya lebih banyak dari disebutkan anak buahnya. Namun, katanya, dia tetap akan melayani dengan cermat, profesional dan cepat. Sehingga masyarakat benar-benar bisa terlayani dengan baik.

Komentar

  1. Dengan waktu setengah hari
    selesai balik nama stnk
    bisakah mengurus balik nama bpkb
    sampai jam berapa jam pelayanan nya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...