Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Ketua DPRD Kota Bekasi: Pemkot Bekasi Lambat Bantu Korban Bajir



Bekasi-Pemerintah Kota Bekasi dinilai sangat lamban dalam berupaya mengatasi banjir dan membantu para korban banjir. Terkesan tak ada koordinasi yang optimal dengan sejumlah instansi dalam penanggulangan musibah banjir. Ini terlihat, dari tak adanya upaya melakukan rapat koordinasi antarinstansi berkaitan dengan upaya menanggulangi masalah banjir.


Karena pihak eksekutif kurang proaktif, maka pihak legislatif pun, Selasa kemarin (6/2) mengambil langkah dengan mengundang sejumlah instansi untuk membicarakan upaya penanggualangan bencana banjir di Kota Bekasi.


''Kami tergugah untuk mengundang sejumlah pihak, mulai dari eksekutif, kejaksaan, kepolisian dan juga para pimpinan DPRD, untuk saling berkoordinasi mengatasi masalah banjir. Ini penting, karena kinerja Pemkot dalam upaya penaggulangan para korban banjir memang dinilai masyarakat lambat. Dalam rapat tadi, kami dari pihak legislatif, minta laporan dari eksekutip sejauh mana langkah yang telah dilakukan dalam upaya membantu para korban banjir,''ujar Ketua DPRD Kota Bekasi, Rahmat Effendi.


Tidak optimalnya koordinasi antarinstansi ini, menurut Rahmat Effendi, tercermin saat kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Kota Bekasi, untuk menengok lokasi banjir, baru-baru ini. ''Masak kami pimpinan DPRD tak diberitahu sama sekali oleh pihak eksekutip, kalau ada kunjungan presiden untuk menengok lokasi banjir di Kota Bekasi. Ini kan berarti koordinasi masih lemah,''ujar Rahmat.


Selain itu, dalam rapat tersebut, pihak legislatif juga minta, agar kalau perlu dana tak tersangka yang ada di pihak eksekutf bisa dicairkan untuk membantu para korban banjir. ''Namun tentu saja, pencairan dana tak tersangka itu harus sepersetujuan DPRD,''kata Rahmat lagi.


Sejauh ini, tak ada tanda-tanda pihak eksekutip minta kepada pihak legislatif untuk duduk bersama membahas pemanfaatan dana tak tersangka yang jumlahnya sekitar Rp Milyar untuk dipakai sebagian dalam rangka membantu korban banjir.


Sebelumnya pimpinan DPRD setempat memang telah menerima surat desakan dari para anggota DPRD agar secepatnya melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif merencanakan penanggulangan bencana banjir yang menimpa warga Kota Bekasi dan mengalokasikan Dana Tanggap Darurat dari Dana tak Tersangka dalam APBD untuk membiayai penanggulangan bencana banjir dan untuk biaya pencegehan penyakit pasca banjir.


Usulan itu di antaranya berasal dari Fraksi Partai Demokrat melalui surat tertanggal 5 Februari 2007, yang ditujukan kepada PimpinanDPRD Kota Bekasi dan ditandatangani oleh Ketua Fraksinya Sukono Heru Setianto dan Sekretaris Fraksi S. Mulyanto.


Seperti diketahui, akibat banjir ini, terjadi kerusakan infrasutruktur yang cukup parah di Kota Bekasi. Ditaksir, kerugian akibat kerusakan itu bisa mencapai 1 trilyunan. "Belum dihitung, tetapi bisa saja sampai segitu (Rp 1 trilyun-red) jika dilihat secara kasar," kata Tjandra Utama Efendi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, kemarin.


Menurut data yang dikumpulkan, setidaknya ada 27 perumahan yang tergenang pada saat musibah banjir di Kota Bekasi, kemarin. Perumahan elit yang tergenang di antaranya yang berada di sisi Kali Bekasi maupun di daerah Utara seperti di Harapan Baru, Duta Permai dan lainnya.

Keterangan Foto: Ketua DPRD Kota Bekasi Rahmat Effendi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...