Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

DPR Minta SBY Serahkan Nama Calon Kapolri Sebelum 24 September

JAKARTA - Hingga hari ini, DPR belum menerima secara resmi pengajuan calon kapolri dari Presiden SBY. Untuk menghindari kekosongan jabatan, DPR pun meminta surat dari presiden dikirim sebelum tanggal 24 September 2010.

"Pokoknya jangan sampai lewat dari Kamis (24/9), nanti proses fit dan proper test-nya terganggu," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2010).

Menurut Pram, pihaknya sudah melakukan komunikasi via telepon dengan sejumlah pejabat di pemerintah. Diharapkan, nama yang diajukan presiden sudah bisa diterima secepatnya.

Pram mengaku belum tahu saat ditanya soal siapa nama calon yang akan diajukan pemerintah. Dia menegaskan, siapa pun yang dicalonkan baik Imam Sudjarwo maupun Nanan Soekarna sama-sama memiliki kemampuan baik.

"Itu presiden yang lebih tahu. Tidak perlu dipersoalkan siapa. Dari nama yang beredar saya melihat Pak Imam dan Pak Nanan memiliki kapasitas untuk diajukan," paparnya.

Namun, Pram kembali menegaskan agar penyerahan nama tersebut dilakukan secepatnya. "Harapannya sebelum masa jabatan Kapolri habis kita sudah memiliki calon baru," tambahnya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri akan berakhir masa jabatannya pada 10 Oktober 2010. DPR butuh waktu untuk melakukan fit and proper test. Dari sejumlah calon yang beredar, nama yang paling santer adalah Komjen Imam Sudjarwo dan Komjen Nanan Soekarna.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama